Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik
Diduga Sopir Mengantuk

Bus Kramat Jati Terperosok Keluar Tol Sumo, 3 Penumpang Tewas, 24 Luka

27 November 2019, 14: 31: 13 WIB | editor : Wijayanto

TERBALIK: Kondisi bus Kramat Jati terperosok di persawahan Desa Kepuhklagen, Wirnginanom, Gresik.

TERBALIK: Kondisi bus Kramat Jati terperosok di persawahan Desa Kepuhklagen, Wirnginanom, Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), tepatnya di KM 718.600 masuk wilayah Desa Kepuhklagen, Kecamatan Wringinanom, Gresik.

TERPEROSOK: Petugas mengevakuasi korban bus PO Kramat Jati yang terperosok di Tol Sumo dan tiga penumpangnya meninggal.

TERPEROSOK: Petugas mengevakuasi korban bus PO Kramat Jati yang terperosok di Tol Sumo dan tiga penumpangnya meninggal. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Kali ini, bus PO Kramat Jati nopol B 7533 PV terperosok ke persawahan usai menabrak pembatas jalan tol. Akibat kejadian tersebut, tiga orang penumpang meninggal dunia.

Mereka adalah Kustiningsih, 50, warga asal Karangsari RT 2 RW 4 Desa Kitansari Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo; Karni, 67, warga Dusun Astah, Desa Taman, Kecamatan Paiton, Probolinggo. Terakhir belum diketahui namanya dan diidentifikasi sebagai Mr. X. Sedangkan 24 penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan dan dirawat di RS Citra Medika, Tarik, Sidoarjo.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra menuturkan, kronologis kecelakaan tersebut bermula saat bus PO Kramat Jati yang dikemudikan Masrur, 42, warga Desa Luwungragi, Kecamatan Bulukamba, Brebes, Jateng, berjalan dari arah barat ke timur.

Saat itu, pengemudi diduga kurang memperhatikan arah depan jalan dengan jelas. Sehingga, tidak bisa mengendalikan kemudi. "Ada dugaan pengemudi mengantuk. Pasalnya saat hilang kendali, bus oleng ke kiri lalu membentur batas jalan tol. Kemudian oleng ke kanan dan terjerumus serta terbalik," tutur AKP Erika, Rabu (27/11).

Masih menurut Erika, hingga saat ini anggotanya masih mendata korban yang meninggal dan mengalami luka-luka. Sementara body bus PO Kramat Jati juga akan dievakuasi dengan bantuan dari PT Jasa Marga. "Terkait nama-nama korban yang meninggal serta yang mengalami luka-luka masih dilakukan pendataan oleh anggota di TKP. Jadi kami mohon waktu," tandasnya. (yud/jay)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia