Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

BNN Jatim Bakar 5,26 Kg SS Rp 25 M, Seorang Pelaku Ditembak Mati

26 November 2019, 14: 47: 31 WIB | editor : Wijayanto

BAKAR: Pemusnahan sabu di kantor BNNP Jatim.

BAKAR: Pemusnahan sabu di kantor BNNP Jatim. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur melakukan pemusnahan barang bukti 5, 26 kilogram sabu-sabu (SS) di halaman kantornya di Jalan Sukomanunggal, Surabaya Selasa (26/11). Pemusnahan itu dilakukan dengan cara dibakar ke ala incinerator.

Barang bukti yang dibakar tersebut merupakan hasil ungkap dua kasus narkoba yang melibatkan tiga orang tersangka selama kurun waktu dua bulan. Bahkan, salah satu tersangka terpaksa ditembak mati karena melawan petugas.

"Hari ini kita musnahkan 5, 26 kilogram sabu hasil ungkap BNN di dua TKP melibatkan tiga tersangka," kata Kepala BNN Provinsi Jatim, Brigjen Pol Bambang Priambada, Selasa (26/11). 

Dijelaskan Bambang, kasus pertama yang diungkap melibatkan Jufri Ahmad, 38, warga Desa Bahagia, Cot Giulempang, Peulimbang, Bireun, Aceh, dan Rizal Imran, 26, warga asal Bireun, Aceh yang kos di depan Perum Putri Juanda, Desa Pepe, Sedati, Sidoarjo. Kedua tersangka diringkus di jalan menuju Terminal 1 Bandara Juanda pada Senin (23/9) lalu. Dari tangan keduanya, diamankan barang bukti 1.082,7 gram sabu siap edar.

Untuk kasus kedua, Tim Berantas BNN berhasil meringkus Safi'ih, 37, sopir bus jurusan Tanjung Pinang, Bangkalan. Tersangka disergap saat melintas di exit Tol Warugunung Surabaya, Jumat (25/10) lalu. 

Dari penggeledahan di bawah jok bus dibantu dengan anjing pelacak, ditemukan barang bukti sabu seberat 4,178 kilogram. "Per gram kulakannya Rp 700 ribu. Kalau dijual hingga Rp 1, 5 juta per gram, total barang bukti yang dimusnahkan senilai Rp 25 miliar," tegas Bambang. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia