Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Ditinggal Nikah Lagi, Dibalas Ikut Nikah Lagi Juga

26 November 2019, 04: 50: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Jika pasangan berkhianat, segera move on cari yang lain. Jangan macam orang tak laku lah. Galau berlebihan hingga  meracau di pernikahan mantan. Gak zaman. Norak.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Tiru lah Bude Karin ini. Usia hampir kepala lima, tapi semangat move on-nya tinggi sekali. Diselingkuhi ? Ya cari lagi. Gitu aja kok repot.

Keteguhan hatinya itu, ia tunjukkan saat mengurus perceraian di Pengadilan Agama (PA) Klas 1 A Surabaya beberapa waktu lalu. Tidak ada sendu dan madesu di dalam tatapannya. Ia berjalan dengan mantap. Duduk tegak sambil dengan bangganya sesumbar kalau sudah punya tambatan hati. "Aku yo katene rabi, kok. Dipikir deke tok sing iso roba rabi ae," ujarnya, sinis. 

Karin mengatakan, calon suaminya adalah pria yang membanggakan. Penghasilan lebih menjanjikan, tapi sederhana pembawaannya. Beda sekali dengan Donwori yang dengan gaji kecil saja berani menyembunyikan perempuan lain. 

Ia juga sempat memuji pasangan barunya ini tampan. Sebut saja namanya Donjuan. Tinggi semampai dengan rahang yang panjang dan tegas. Donwori mah, lewat. Tak ada apa-apanya.

Hal inilah yang membuat Karin makin bersemangat menikah lagi. Selain biar ada teman untuk menjalani hidup, juga biar bisa segera pamer ke Donwori. "Ya lek wes resmi cerai, masa iddah habis yo ndang dibudalno (menikah, Red)," terangnya lalu tersenyum simpul. 

Sementara untuk mengurus cerai dengan segala keperluannya, Karin lakukan sendiri. Ia tak punya pilihan lain, wong Donwori sudah terlalu betah hidup dengan pasangan barunya di perantauan. Yang bedebahnya sudah dihalalkan tanpa Karin tahu sebelumnya. 

Ya meskipun sempat sakit hati (siapa sih yang tidak sakit hati dikhianati). Karin memilih hidup bahagia. Ia enggan memelihara sedih gara-gara laki-laki bedebah. Bikin cepat tua, katanya. Bhaique.

Pertanyaannya, bagaimana Karin bisa pamer pasangan baru kalau suaminya nan jauh dari pandangan? Gampang lah. Ada sosial media. Ia bertekad, akan terus update kehidupan rumah tangganya. Biar mata Donwori tercolok. Juga biar tetangga nyinyir juga tahu, kalau hidupnya bahagia.  (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia