Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik
PT Metropolitan Golden Manajemen (MGM)

@HOM Premiere Naik Level Jadi Hotel Horison Bintang Tiga

25 November 2019, 11: 52: 28 WIB | editor : Wijayanto

KOMPAK: Dari kanan; Basari Bachri dan M. Ridwan Direksi PT MGM, Owner Representative Horison GKB, Zhafirah Bustanie,  Vice President Operation PT MGM, Bayu Waskito dan GM Horison GKB, Udhi Mas Udhi mengepalkan tangan sebagai simbol kesiapan Horison.

KOMPAK: Dari kanan; Basari Bachri dan M. Ridwan Direksi PT MGM, Owner Representative Horison GKB, Zhafirah Bustanie, Vice President Operation PT MGM, Bayu Waskito dan GM Horison GKB, Udhi Mas Udhi mengepalkan tangan sebagai simbol kesiapan Horison. (ISTIMEWA)

Share this      

GRESIK - Dengan tetap mempertahankan nilai budaya dan religi di Gresik, PT Metropolitan Golden Manajemen (MGM) melakukan re-branding pada salah satu properti yang dikelolanya. Salah satunya, Hotel @Hom Premiere GKB kini berubah nama sekaligus naik kelas menjadi Hotel Horison Gresik bintang tiga.

Kegiatan perubahan nama dan standarisasi hotel digelar secara seremonial dengan balutan busana bertema maroko. Kegiatan yang digelar di ballroom hotel itu semakin semarak karena pihak hotel memberikan penghargaan hingga doorprize kepada tamu setia hotel.

Vice President Operations PT MGM, Bayu Waskito Nugroho mengatakan, berubahnya nama @HOM Premiere Hotel menjadi Horison GKB Gresik merupakan upaya konkret dalam menjawab tantangan sekaligus kebutuhan hotel berkualitas di kota santri.

PERTAHANKAN KULTUR: Owner Respresentative Horison GKB Gresik, Zhafirah Bustanie berkomitmen untuk menjaga nilai kearifan lokal dan kultur Gresik.

PERTAHANKAN KULTUR: Owner Respresentative Horison GKB Gresik, Zhafirah Bustanie berkomitmen untuk menjaga nilai kearifan lokal dan kultur Gresik. (ISTIMEWA)

“Naik dari hotel bintang dua ke bintang tiga ini menjadi strategi kami dalam menghadapi kompetisi industri perhotelan di Gresik yang kini semakin ketat,” kata Bayu. 

Seiring dengan langkah tersebut, kata Bayu, pihaknya juga akan melakukan peningkatan fasilitas dan pelayanan. Sebagai contoh, untuk kenyamanan menginap disetiap kamar akan disediakan minibar, deposit box hingga fasilitas room service 24 jam.

“Tersedianya hotel yang representatif tentu akan menunjang pariwisata daerah. Kami berharap Gresik tidak hanya menjadi kota tujuan investasi melainkan juga wisata,” imbuhnya. 

Ditempat yang sama, Owner Hotel Horison GKB Gresik, Zhafirah Bustanie mengaku siap menghadapi ketatnya persaingan industri perhotelan di Gresik.

Dia optimis Horison GKB Gresik memiliki daya saing dan daya tarik tersendiri yang menjadikan hotelnya maju dan berkembang.

“Dengan terus berinovasi dan mempertahankan kualitas pelayanan, kami optimis bisa menjadi market leader di Industri hospitality di Gresik,” katanya.

Tidak hanya itu, Zhasa juga menegaskan pihaknya tetap berkomitmen untuk mempertahankan dan menjaga nilai budaya dan kearifan lokal di Gresik.

“Meskipun tidak berlabel syariah, namun kami berkomitmen untuk menjaga nama baik kota ini dengan tetap memberlakukan aturan menginap sesuai dengan norma dan kaidah agama yang berlaku,” tegasnya. 

Terpisah, General Manager Horison GKB, Udhi Mas Udhi menuturkan, sebelum melakukan re-branding rata-rata okupansi (tingkat keterisian kamar,red) mencapai 60 persen, namun setelah pihaknya melakukan Re-branding target okupansi naik menjadi 70 persen. 

“Selama kami melakukan trial dari HOM Premiere menjadi Horison tingkat okupansi ikut naik. Hal ini menunjukkan bahwa orang meninginap di hotel juga memperhatikan pelayanan fasilitas yang disediakan,”  pungkas Udhi. (fir/han)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia