Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

Dewan Setujui Raperda Perubahan Aturan Pilkades

23 November 2019, 13: 03: 02 WIB | editor : Wijayanto

Zahlul Yussar

Zahlul Yussar (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Fraksi-fraksi di DPRD Sidoarjo menerima laporan pendapat bupati Sidoarjo tentang Pilkades. Juru bicara fraksi Demokrat-Nasdem Zahlul Yussar menyampaikan, wacana perubahan perda Pilkades tersebut berawal dari keberatan beberapa pihak.

Dimana, batasan usia tersebut dinilai bertentangan dengan undang-undang nomor 6 tahun 2014.

"Undang-undang tentang desa tersebut mengatur persyaratan usia," katanya yang juga mewakili pendapat fraksi lainnya di DPRD.

Zahlul menjelaskan, jika persyaratan usia tersebut paling rendah berusia 25 tahun pada saat mendaftar. Di sisi lain, ada sejumlah pandangan yang menilai jika substansi batasan usia maksimal 63 tahun itu tak bertentangan dengan nomor 6 tahun 2014 tentang desa. 

Menurutnya, jika dalam pasal 33 huruf M pada undang-undang nomor 6 tahun 2014 itu, dirumuskan, bahwa calon kepala desa wajib memenuhi persyaratan lain yang diatur dalam pemerintah daerah. Terutama yang tercantum dalam perda nomor 8 tahun 2015 tersebut.

"Sementara substansi dalam pasal 22 ayat 1 huruf E terkait dengan batasan usia maksimal tersebut adalah 63 tahun," paparnya.

Sebelumnya, masyarakat Sidoarjo serta forum komunikasi kepala desa di Sidoarjo mengusulkan, agar ada revisi terhadap perda nomor 8 tahun 2015 tantang pilkades. Mereka mengusulkan agar pembatasan usia maksimal bagi calon kepala desa agar dihapus.

Sebab dalam perda nomor 8 tahun 2015 itu, batas usia maksimal bagi calon kepala desa adalah berumur 63 tahun. “Sementara batas usia minimalnya adalah 25 tahun,” kata Kabid Pemerintah Desa DPMD Sidoarjo Suprayitno. (far/vga)

(sb/far/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia