Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

khofifah Dorong Tiga Komoditas Andalan di Jatim

23 November 2019, 12: 50: 26 WIB | editor : Wijayanto

Gubernur Khofifah

Gubernur Khofifah (DOK/JPNN)

Share this      

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengandalkan tiga komoditas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Tiga komoditas itu sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Pertama, industri pengolahan makanan dan minuman (mamin). Kedua, tekstil dan produk tekstil. Ketiga, industri alas kaki," ujar Khofifah di salah satu hotel berbintang di Kota Surabaya, kemarin.

Mantan Menteri Sosial ini optimistis Jatim bisa meningkatkan tiga komoditas tersebut. Khofifah juga ingin menunjukkan bahwa produk tekstil Jatim punya keunggulan kompetitif dan komparatif. "Produk tekstil Jatim ada batik, ada tenun ikat, dan kualitas bordirnya," katanya.

Khofifah berharap, awal tahun depan dilakukan East Java Fashion Harmony 2020 di Jakarta. Ini karena di ibu kota para pelaku UMKM bisa bertemu dengan banyak desainer dan komunitas yang bisa mempercepat pengembangan produk tekstil Jatim masuk ke pasar dunia.

"Ini starting point kita. Yang akan kita lakukan pengembangannya di Jakarta. Harapan kita, pada saat kita mengalami penurunan pertumbuhan seperti ini, kita bisa mendorong tiga item itu," jelasnya.

Gubernur Khofifah juga menginginkan agar upacara Parade Senja setiap tanggal 17 di Gedung Negara Grahadi Surabaya bisa dijadikan arena promosi budaya, tekstil, dan produk tekstil 38 kabupaten/kota.

Selanjutnya, Raka Raki Jatim. "Saya sudah sampaikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Kita butuh speaker, kita butuh model. Jatim sudah masuk pada bonus demografi 2019," tuturnya.

Dia menginginkan Raka Raki atau duta wisata Jatim bisa menjadi juru bicara berbagai produk unggulan Jatim. Mulai dari gerakan cinta pertanian, bagaimana menurunkan stunting, TB, dan katarak.

"Tema kesehatan banyak sekali. Raka Raki juga bisa menjadi duta untuk pendidikan, literasi, dan suka membaca. Kalau Raka Raki bisa jadi speaker dari tugas fungsi OPD, ini agar friendly dengan milenial dan generasi Z. Lalu mereka akan menjadi ikon produk-produk daerah di Jatim," katanya.  (mus/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia