Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kejati Tunggu Salinan Putusan Banding Ahmad Dhani

23 November 2019, 12: 12: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JAWAPOS)

Share this      

SURABAYA - Kejaksaan Tinggi Kejati Jawa Timur (Jatim) hingga kini masih menunggu putusan dari Pengadilan Tinggi (PT) atas kasus musisi Ahmad Dhani terkait kasus vlog idiot. 

Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jatim, Herry Ahmad Pribadi mengaku hingga kini masih belum tentukan sikap. Saat ditanya apakah ada tenggang waktu tertentu dalam penerimaan putusan tersebut, Herry mengaku tidak ada. Selama belum menerima belum terhitung tenggang waktu. “Baru kalau kita sudah menerima, ada tenggang waktunya untuk menyatakan upaya hukum lainnya ya. Jadi kami menunggu,” kata Herry.

Diketahui, Hakim PT Jatim menyatakan bahwa Ahmad Dhani dinyatakan bersalah atas kasus vlog dengan ujaran idiot di Surabaya. Selain itu, vonis ini juga menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, namun hakim PT menurunkan hukuman pidana dari satu tahun penjara menjadi pidana tiga bulan penjara enam bulan percobaan.

Turunnya hasil banding kasus Ahmad Dhani ini sudah ditampilkan dalam sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) PN Surabaya. Perkara dengan nomor 1272/PID.SUS/2019/PT SBY ini, diputuskan oleh tiga majelis hakim yang diketuai oleh PH Hutabarat, dan dua hakim anggota, Agus Jumardo dan RR Suryowati. Putusan tersebut dikeluarkan pada Rabu (6/11) lalu.

Sebelumnya, kuasa hukum Ahmad Dhani, Sahid mendaftarkan memori banding atas kasus vlog idiot ke PT Jatim. Dalam memori banding tersebut, pihaknya meminta pembatalan putusan hukuman terhadap Ahmad Dhani, pentolan grup band Dewa 19 yang juga politisi Partai Gerindra. 

“Kami sudah masukkan (banding) itu beserta tanda terima akta memori banding No. 275/akta Pid.Sus/PN Surabaya sejak Senin, (15/7) kemarin,” kata Sahid.  (gin/rud)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia