Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

AREBI Dorong Anggotanya Tingkatkan Profesionalisme

22 November 2019, 18: 05: 40 WIB | editor : Wijayanto

Ketua AREBI Jatim Rudy Sutanto

Ketua AREBI Jatim Rudy Sutanto (DOK/JPNN)

Share this      

SURABAYA - Untuk menyongsong persaingan pasar yang semakin ketat di era digital, Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) terus mendorong agar meningkatkan profesionalismenya. Sebab itu ke depan semua broker properti harus bersertifikat.

Menurut Ketua AREBI Jatim Rudy Sutanto, pihaknya terus mendorong agar para broker properti bekerja secara profesional, sehingga industri broker properti terus maju dan berkembang di masa datang.

Pihaknya juga membuat banyak kegiatan yang memberi manfaat bagi anggota, sehingga AREBI semakin dikenal. Jumlah broker properti bersertifikat dan perusahaan broker properti legal yang memiliki Surat Izin Usaha Perantara Perdagangan Properti (SIU-P4) juga terus ditingkatkan.

“Broker properti Indonesia harus semakin profesional dan mampu bersaing di era digital market seperti sekarang,” kata Rudy.

Dijelaskan Rudy, AREBI juga akan meningkatkan hubungan dengan pemerintah dan meminta agar pemerintah lebih mendukung industri broker properti dengan menerapkan aturan individu broker properti harus memiliki sertifikat profesi. “Saat ini pemerintah baru mewajibkan perusahaan broker properti memiliki SIU-P4. Ke depan kami ingin broker properti individu juga bersertifkat sehingga semakin kompetif dan profesional seperti di Singapura dan Malaysia,” tambahnya.

Saat ini AREBI telah memiliki 14 DPD yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kepulauan Riau, Bali, Sulawesi dan Kalimantan. Sampai akhir tahun nanti, rencananya akan dibentuk dua DPD AREBI lagi. Sementara kantor broker yang telah menjadi anggota AREBI sebanyak 1.245 perusahaan.

Menurutnya, tahun 2020 kondisi market properti terutama secondary akan semakin bagus. Pasalnya, banyak investor yang sudah menyelesaikan pembayaran DP-nya sehingga waktunya untuk melepas.

“Tahun depan secondary market akan lebih bagus. Karena banyak serah terima unit yang dibeli 2-3 tahun lalu sehingga investor banyak yang melepas untuk take profit,” kata Rudy Sutanto.

Selain itu, market landed secara umum tahun depan juga akan lebih bagus. Hal ini ditopang banyaknya kelonggaran LTV dan KPR bunga murah. Selain itu infrastruktur juga semakin bagus sehingga akses ke area perumahan semakin mudah. (fix/nur)

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia