Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Polisi Ringkus Pembobol Navy Seal

22 November 2019, 15: 53: 31 WIB | editor : Wijayanto

Tersangka Saiful Arif

Tersangka Saiful Arif (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Navy Seal menjadi korban pencurian. Namun, Navy Seal disini bukan pasukan khusus angkatan laut Amerika Serikat. Ini melainkan nama kafe dan restoran di Jalan Sulawesi, Surabaya.  Kafe tersebut dibobol kawanan pencuri, salah satu tersangka berhasil diringkus Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tersangka tersebut Saiful Arif, 41, warga Jalan Bagong Karimata, Wonokromo. Polisi menyita barang bukti mikrofon, amplifier, dan sebuah speaker aktif yang dicuri tersangka dari kafe tersebut.

Penangkapan  bermula ketika polisi mendapat laporan mengenai pencurian di kafe tersebut pada Sabtu (16/11) dini hari. Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan beberapa bukti yang mengarah pada tersangka. Salah satunya rekaman CCTV kafe tersebut yang menunjukkan wajah tersangka. “Dari situ kami selidiki identitas tersangka. Kami juga melihat sepeda motor tersangka yang digunakan untuk beraksi,” terang Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti.

Polisi melakukan penyelidikan dan mengetahui rumah tersangka tersebut. Penggerebekan dilakukan di rumah tersangka dan ditemukan barang yang diduga dicuri tersangka dari kafe tersebut. Polisi juga menemukan alat seperti gerinda dan satu set bor listrik yang digunakan tersangka untuk melancarkan aksi pencuriannya. “Beberapa barang bukti yang kami temukan tersebut diakui tersangka hasil curian dari kafe tersebut. Barang tersebut belum sampai dijual oleh tersangka,” ujarnya.

Bima mengatakan, pihaknya masih mencari keberadaan rekan tersangka. Tersangka tidak sendirian saat mencuri di kafe tersebut. Pihaknya juga sudah menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk rekan tersangka ini. Polisi sempat mencari keberadaannya namun diduga mengetahui jika temannya tertangka ia sudah kabur terlebih dulu. Tersangka diduga sudah merencanakan aksinya ini. Ia tahu jika di lokasi tersebut sepi saat tengah malam, kafe juga sudah tutup sehingga ia beraksi saat itu. Apalagi rumah tersangka tak jauh dari lokasi. “Kami masih kejar satu rekan tersangka yang melarikan diri,” jelasnya. (gun/rak)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia