Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Curi Uang Rp 80 Ribu, Pemuda Petemon Babak Belur Dihajar Massa

21 November 2019, 17: 24: 56 WIB | editor : Wijayanto

TAK BERDAYA: Tersangka Deny Febriyanto mendapat perawatan medis usai dimassa di Jalan Pancawarna Desa Petiken Kecamatan Driyorejo.

TAK BERDAYA: Tersangka Deny Febriyanto mendapat perawatan medis usai dimassa di Jalan Pancawarna Desa Petiken Kecamatan Driyorejo. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Miris betul nasib Deny Febriyanto, 22. Ia tidak berkutik saat diamankan anggota Reskrim Polsek Driyorejo. Pemuda asal Petemon 5/60, Kelurahan Petemon RT 04 RW 11, Surabaya ini babak belur usai dimassa warga Driyorejo karena mencuri uang senilai Rp 80 ribu di warung kopi (warkop) Anak Wong Ndeso III (AWN) di Jalan Raya Pancawarna D 35, Perum KBD Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

“Modus yang dilakukan tersangka berpura-pura bermain play station sambil menge-charge ponsel lalu mencuri uang di laci kasir warung,” kata AKP Wavek Arifin.

Ironisnya, aksi pelaku diketahui penjaga warung Dika Purwanto. Penjaga warung dan warga sekitar yang mengetahui kejadian itu berusaha menyerahkan ke pihak berwajib.

Namun, pelaku berusaha kabur hingga akhirnya warga kesal dan memukulnya hingga babak belur. Febri terluka bengkak di bagian wajah, kepala dan tangan.

“Selain mengamankan tersangka kami menyita barang bukti uang yang berada di laci warung Rp 120 ribu, namun yang diambil pelaku Rp 80 ribu" imbuhnya.

Akibat kondisi memar, Polsek membawa pelaku ke RS Anwar Medika untuk dibuatkan visum.

Sementara tersangka Febry mengaku, baru kali pertama mencuri karena kekurangan uang. "Saya baru pertama kali mencuri pak lalu kepergok penjaga warung," pungkasnya sambil meringis kesakitan.(yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia