Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Pelamar CPNS Mengeluh NIK Tidak Bisa Login

21 November 2019, 16: 51: 13 WIB | editor : Wijayanto

TAK TERDAFTAR: Sejumlah pelamar CPNS di Gresik lantaran NIK mereka tak bisa digunakan untuk mengakses website pendaftaran CPNS.

TAK TERDAFTAR: Sejumlah pelamar CPNS di Gresik lantaran NIK mereka tak bisa digunakan untuk mengakses website pendaftaran CPNS. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Sejumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendatangi Sekretariat Panselda Pemkab Gresik. Mereka mengeluh lantaran Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang mereka miliki tak bisa digunakan untuk login website pendaftaran CPNS. Sehingga mereka hingga kini tidak bisa mendaftar. 

Kabid Data dan Informasi Dinas Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Reza Pahlevi mengatakan kasus itu memang ada.

Kebanyakan mereka yang mengeluh login merupakan warga pindahan. Mereka heran, karena yang mereka gunakan sesuai dalam KK dan KTP.  “Namun akses mereka ditolak. Padahal itu KK baru,” ungkap Reza. 

Reza mengatakan tak tahu pasti penyebab mereka tak bisa login ke website menggunakan NIK dari KK mereka. Namun dugaan kuat jika NIK mereka belum diubah dari Dispendukcapil pusat. Meskipun di Dispendukcapil daerah sudah berubah. 

“Itu bisa saja terjadi. Sebab website pendafataran CPNS  terkoneksi dengan data Dispendukcapil pusat,” terangnya. 

Terkait kasus itu, Reza sudah meminta calon pelamar untuk login menggunakan NIK lama mereka. Jika belum bisa mereka diminta kembali dan pihak BKD akan mencoba membantu. Namun mereka yang sebelumnya datang tak kembali lagi. 

“Kami positif saja mereka sudah bisa login dengan NIK lama. Selain itu, kami juga menghubungi satu orang yang sebelumnya mengeluh dengan kendala yang sama. Mereka sudah bisa login,” ujarnya. 

Reza mengatakan selain kendala itu, belum ada lagi calon pelamar yang mengeluh. Ada yang datang ke posko untuk menanyakan jumlah formasi. Mereka ingin memastikan jika background pendidikan mereka bisa masuk di formasi yang dibuka Panselda. 

“Selain itu masih lancar,  belum ada kendala teknis. Tim juga masih sibuk 24 jam memverifikasi data milik pelamar,” tandasnya. 

Dia mengatakan calon pelamar terus meningkat setiap hari. Data terakhir yang dia peroleh sudah hampir mencapai tiga ribu orang. Meski demikian, jumlah tersebut masih jauh dari target BKD yakni 10 ribu orang. 

“Masih ada waktu hingga pekan depan. Biasanya makin terakhir makin banyak daftar,” pungkas Reza. (yua/rof)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia