Minggu, 23 Feb 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Begini Cara Risma Rayakan Ultah Ke-58

Ajak Forkopimda Keliling Kota, Lantas Nikmati Keindahan Tabebuya

20 November 2019, 19: 15: 59 WIB | editor : Wijayanto

Wali Kota Tri Rismaharini bersama Wakapolrestabes AKBP Leonardus Simarmata, Kajari Surabaya Anton Delianto, Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto dan Kasatreskrim Polrestabes AKBP Sudamiran.

Wali Kota Tri Rismaharini bersama Wakapolrestabes AKBP Leonardus Simarmata, Kajari Surabaya Anton Delianto, Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto dan Kasatreskrim Polrestabes AKBP Sudamiran. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

Ada yang berbeda dalam perayaan ulang tahun ke-58 Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Rabu (20/11). Wali kota yang akrab disapa Risma itu mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh kepala dinas jalan-jalan menikmati keindahan tabebuya yang sedang bermekaran.

Mus Purmadani-Wartawan Radar Surabaya

SEJAK pagi sejumlah pejabat Forkompimda Kota Surabaya mendatangi kediaman Wali Kota Risma di Jalan Sedap Malam, Surabaya, untuk menyampaikan ucapan selamat ulang tahun. Mulai dari Wakapolrestabes AKBP Leonardus Simarmata, Kajari Surabaya Anton Delianto, dan Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Surabaya pun hadir memberikan ucapan Happy Birthday kepada Bu Risma.

Usai doa bersama dan acara potong tumpeng, Risma mengajak para tamu berkeliling Kota Surabaya menggunakan Bus Suroboyo untuk melihat bunga tabebuya yang sedang bermekaran. Tujuan awal di Jalan Mayjen Sungkono, kemudian Jalan Mayjen Sungkono, HR Muhammad, dan Ahmad Yani. "Alhamdulillah, selain indah, tabebuya adalah investasi untuk Surabaya untuk menjadi Kota Wisata," katanya.

Risma mengaku menanam tabebuya bukan hanya agar Surabaya terlihat lebih indah. Penanaman tabebuya sejak 2010 itu sebagai upaya untuk mendatangkan banyak wisatawan ke Kota Pahlawan. Risma pun akan terus memperbanyak tanaman tabebuya di sejumlah kawasan. "Kalau banyak wisatawan datang ke Surabaya, maka usaha apa pun bisa bergerak," tuturnya.

Selain menanam tabebuya di pinggir jalan, Pemkot Surabaya juga telah menanam tanaman jacaranda di Taman 10 Nopember dan Taman Keputran. Begitu juga tanaman-tanaman penghijauan sekaligus tanaman hias di sepanjang Jalan MERR, Surabaya Timur. Karena itu, Risma mengajak warga di seluruh tanah air dan luar negeri untuk datang berwisata ke Kota Pahlawan.

"Tata ruang kota di Surabaya tidak jauh berbeda seperti di luar negeri. Saya pernah pergi ke negara-negara lain yang ada bunganya. Saya kira Surabaya tidak kalah. Silakan datang ke Surabaya daripada harus keluarkan tiket (ke luar negeri)," ungkapnya.
Risma mengatakan, saat ini baru ada sekitar 7.000 tanaman tabebuya. Dia berencana menambah tanaman tabebuya di sejumlah sudut Kota Surabaya. "Biar Surabaya semakin indah," katanya. (*/rek)

Risma bersama forkopimda dan jajaran pejabat pemkot menikmati keindahan tanaman Tabebuya.

Risma bersama forkopimda dan jajaran pejabat pemkot menikmati keindahan tanaman Tabebuya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia