Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Tangkap Dua Tersangka Sabu di Taman

20 November 2019, 18: 44: 58 WIB | editor : Wijayanto

KEOK: Pelaku penyalahgunaan narkoba berhasil dibekuk Polsek Taman

KEOK: Pelaku penyalahgunaan narkoba berhasil dibekuk Polsek Taman (HILDAN SEPKA/RADAR GRESIK)

Share this      

SIDOARJO - Dua pelaku penyalahgunaan narkoba berhasil diringkus Satuan Reskrim Polsek Taman. Djoko Purwanto, 45 dan Efendi, 24 harus menyerah. Keduanya merupakan hasil tangkapan yang berbeda waktu dan tempat.

Kepala Kepolisian Sektor Taman Himawan Setiawan menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi dari warga yang melapor. Kemudian pihak Reskrim Polsek Taman melakukan penyelidikan. Pertama polisi berhasil menangkap pelaku Djoko Purwanto, Senin (21/10) lalu. Lokasi penangkapan di di Jalan Nyi Cempo Barat RT 16 RW 06, Desa Kedungturi, Kecamatan Taman. “Kami menangkap pelaku di rumahnya dengan barang bukti  SS yang terbagi dalam 0,38 gram, 0,38 gram, dan 0,46 gram,” ujarnya.

Pelaku kedua, Efendi merupakan warga Desa Keras RT 03/RW 03, Kecamatan Diwek, Jombang. Diketahui pelaku merupakan pekerja swasta. Penangkapan dilakukan selang 10 hari. Tepat pada Kamis (31/10), lalu. Berlokasi di Mes Karyawan PT. Kumala Geni, Desa Kedungturi. “Penangkapan Efendi juga berdasarkan informasi warga, dia terbukti membawa 0,34 gram SS,” terangnya.

Pihaknya menjelaskan keduanya terindikasi sering melakukan transaksi narkoba. Modusnya menggunakan sistem ranjau. Namun, menurutnya pelaku Djoko juga menjual kembali barang haram tersebut. Dari keduanya pihak Reskrim Polsek Taman berhasil menyita beberapa barang bukti. Diantaranya total empat paket sabu, telepon genggam, dan alat bakar. “Masih kami dalami lagi kasus ini,” tegasnya.

Kedua pelaku ini harus terjerat pasal 114 dan pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Atas perbuatannya itu terancam hukuman pidana penjara selama lima tahun. Pihaknya akan terus melakukan pengembanhan terkait kasus narkotika di Kecamatan Taman. Karena melihat beberapa aspek yang menyebabkan meningkatnya peredaran narkoba. “Menjadi perhatian kami,” pungkasnya. (hil/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia