Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Perkuat Jaringan Internet, Pasang Fiber Optik di Surabaya Barat

20 November 2019, 17: 31: 02 WIB | editor : Wijayanto

DIKEBUT: Pekerja menyelesaikan perbaikan kamera CCTV di Jalan Tunjungan, Surabaya.

DIKEBUT: Pekerja menyelesaikan perbaikan kamera CCTV di Jalan Tunjungan, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya memperkuat jaringan internet dengan membenahi jaringan fiber optik. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya M. Fikser mengatakan, jaringan fiber optik yang ada di traffic light (TL) akan terkoneksi dengan CCTV berbasis face recognation. Teknologi itu bisa mengidentifikasi wajah seseorang secara digital.

"Selain di kantor pemerintah, pemasangan jaringan fiber optik juga di taman-taman sekaligus untuk suplai CCTV. Face recognation juga mengikuti jaringan yang kita bangun," kata Fikser.

Saat ini pemkot tengah memasang jaringan fiber optik di wilayah Surabaya Barat. "Kalau di tengah kota semuanya sudah. Tak ada lagi jaringan internet di lingkungan pemkot yang lemot," imbuhnya.

Berdasarkan data Dinkominfo Surabaya, pada tahun 2019 jaringan fiber optik yang terpasang sepanjang 80 kilometer. Jaringan tersebut dipasang di kawasan pinggiran Surabaya Timur. Tahun 2020, Fikser mengungkapkan, pemasangan jaringan fiber optik diproyeksikan di wilayah Surabaya Barat dan Surabaya Utara.

Apabila pemasangan jaringan fiber optik pada tahun 2020 tuntas, maka layanan internet di lingkungan Pemkot Surabaya bebas lemot. "Artinya, jaringan internet dan CCTV yang terpasang di berbagai wilayah Kota Surabaya tidak putus-putus," tegasnya.

Jaringan fiber optik yang terpasang di sejumlah kawasan, selain melayani kantor pemerintah kota, ruang publik, juga Broadband Learning Center (BLC). BLC merupakan sarana pembelajaran komputer dan internet gratis bagi warga Kota Surabaya. Jumlah BLC di Kota Surabaya terus bertambah. Saat ini ada 52 titik.

"Tahun ini ada penambahan BLC di Sememi, Rusun Tambak Wedi, dan Rusun Keputih. Pemasangan di rusun-rusun supaya anak-anak warga yang tinggal di situ bisa belajar teknologi komputer dan lainnya," kata Fikser. (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia