Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Gresik

PKS Bakal Dukung Bacalon Pilgub Terkuat

19 November 2019, 13: 52: 34 WIB | editor : Wijayanto

SILATURAHIM: Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan bersama Ketua DPD PKS Gresik Fahrizal Muhammad saat memberikan keterangan pers.

SILATURAHIM: Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan bersama Ketua DPD PKS Gresik Fahrizal Muhammad saat memberikan keterangan pers. (FAHTIA AINUR ROFIQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gresik memastikan bakal ikut berpartisipasi dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020 mendatang. Meskipun tidak bisa mengusung calon sendiri, mereka akan memberikan dukungan kepada bacalon yang memiliki potensi tinggi. 

“Kami sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai dan bacalon terkait Pilbup 2020,” ujar Ketua DPD PKS Gresik Fahrizal Muhammad, kemarin.

Menurut dia, meskipun tidak memiliki kursi di parlemen pihaknya tetap akan mengikuti kontestasi pada pilbup mendatang. Yakni dengan mendukung calon terkuat.

“Saat ini sudah muncul sejumlah nama. Mulai Pak Wabup Moh Qosim, dr Asluchul Alif serta sejumlah calon lain,” ungkap dia.

Pihaknya juga sudah komunikasi dengan sejumlah partai. Seperti dengan PDIP, Gerindra sudah komunikasi. Demikian juga dengan PAN. "Pada saat ultah PAN kemarin. Hampir semua partai datang kita juga jalin komunikasi," terangnya.

Selain itu, mereka juga komunikasi dengan partai non parlemen lainnya. Pada pilbup Gresik 2020, PKS akan ikut mengusung calon.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan mengatakan seluruh DPD wajib mengikuti kontestasi pada pilbup. Termasuk DPD yang belum mendapatkan kursi parlemen seperti di Gresik.

“Harus tetap ikut berpartisipasi dengan mendukung calon,” ungkap dia disela-sela kunjungannya ke DPD PKS Gresik, kemarin.

Menurut dia, pihaknya juga meminta DPD PKS untuk melakukan penjaringan internal. Kalau nanti ada kader internal yang memiliki elektabilitas tinggi bisa ditawarkan kepada partai lain.

“Tetap harus ada. Ini untuk melihat apakah ada kader yang mumpuni untuk dicalonkan atau tidak. Kalau ada maka wajib untuk diupayakan,” tegasnya. (rof)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia