Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Nekat, Dua Wanita Bawa SS ke Mapolrestabes Surabaya

17 November 2019, 01: 00: 22 WIB | editor : Abdul Rozack

MENCURIGAKAN: Iptu Danang Eko Abrianto memeriksa barang bawaan pembesuk tahanan di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (16/11).

MENCURIGAKAN: Iptu Danang Eko Abrianto memeriksa barang bawaan pembesuk tahanan di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (16/11). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Aksi nekat dua wanita bawa SS ke Mapolrestabes Surabaya saat menjenguk tahanan tertangkap X-ray. Penjagaan ketat terhadap pengunjung Polrestabes Surabaya pascabom bunuh diri di Medan, Sumatera Utara, membuahkan hasil. Polisi menemukan satu poket sabu-sabu (SS) dalam barang bawaan pengunjung, Sabtu (16/11), pukul 11.00. Sabu tersebut ditemukan di dalam barang bawaan SH, 49, warga Prambon, Sidoarjo.

 SH yang datang bersama satu orang lagi pun diperiksa di pos penjagaan dan dibawa ke ruang penyidik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. SH datang ke Mapolrestabes Surabaya menjalani pemeriksaan X-ray seperti pengunjung lainnya. Dia membawa bungkusan baju ganti untuk suaminya yang ditahan karena kasus narkoba. 

"Ada barang mencurigakan tertangkap X-ray. Ini yang membuat anggota kami memeriksa barang bawaannya," kata Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya Kompol Oki Ahadian.

Sesuai dengan prosedur standar operasional (SOP), setiap barang bawaan pengunjung diperiksa terlebih dulu. Barang bawaan korban akhirnya diperiksa satu per satu. Bripka Arie Hanafi mencari barang mencurigakan tadi.

"Nah, SS ditemukan di saku celana yang dibawa wanita tersebut. Ia mengaku celana tersebut hendak diberikan ke suaminya yang berada di tahanan. Beruntung anggota teliti saat memeriksa," ungkapnya. 

Setelah menemukan SS, pihaknya melaporkan ke Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Dua wanita tersebut dibawa untuk disidik lebih lanjut mengenai keberadaan SS tersebut. "Penjagaan tetap kami perketat, terutama terkait barang bawaan pengunjung yang masuk ke Mapolretabes Surabaya," tutur Oki Ahadian.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian mengatakan, pihaknya masih menyelidiki dua wanita tersebut. Statusnya belum ditetapkan karena harus melihat dulu hasil pemeriksaan. "Untuk sementara kami amankan untuk dimintai keterangan," jelasnya.

Salah satu tukang parkir di Polrestabes Surabaya mengaku sempat terkejut melihat dua wanita tersebut diamankan polisi. Apalagi, karena ketahuan membawa sabu. Wanita tersebut datang mereka menggunakan sepeda motor dan memarkirnya di areal parkir. Namun, tidak langsung menuju ke pintu masuk. 

"Mereka sempat duduk terlebih dulu dan tanya apakah bisa besuk. Mereka mengaku sudah telanjur janji bawa baju ganti untuk suaminya. Mereka pun masuk, tapi ketahuan bawa SS," ungkapnya. (gun/rek)

(sb/gun/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia