Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Sidoarjo

Penurunan Suku Bunga Kredit Dongkrak Pertumbuhan UMKM

16 November 2019, 14: 57: 59 WIB | editor : Wijayanto

CARI MODAL: Salah satu UMKM di Sidoarjo yang memproduksi dandang dan alat dapur.

CARI MODAL: Salah satu UMKM di Sidoarjo yang memproduksi dandang dan alat dapur. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Pemerintah bakal menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) per 1 Januari 2020. Hal itu disambut baik para pengusaha termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidoarjo. Penurunan suku bunga KUR menjadi 6 persen, diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya di Kota Delta.

Dengan adanya penurunan suku bunga, dianggap memberikan kemudahan para pengusaha untuk mengakses modal. “Itu (penurunan suku bunga, Red) menjadi kabar baik di sisi permodalan UMKM,” terang Ketua Kadin Sidoarjo Ahmad Roid.

Apalagi, imbuhnya, UMKM Sidoarjo memiliki jumlah yang cukup banyak. Dari data Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Sidoarjo, pada tahun 2018 ada sekitar 206 ribuan UMKM yang tumbuh di Sidoarjo. Tak heran jika Sidoarjo memiliki julukan Kota UMKM.

Namun, menurut Roid, kemudahan akses permodalan dengan adanya penurunan suku bunga itu dinilai masih belum sepenuhnya memecahkan persolan UMKM di Sidoarjo. “UMKM di Sidoarjo lebih banyak butuh pasar daripada butuh modal,” terangnya.

Sebagai contoh, sebagian besar UMKM di Sidoarjo masih kalah bersaing dengan produk impor. Barang UMKM masih belum banyak yang mampu menembus pasar ekspor. Masyarakat juga lebih memilih barang impor yang cenderung lebih murah namun dengan kualitas bagus.

Ia berharap permasalahan pasar dapat menjadi perhatian. Agar UMKM di Sidoarjo lebih mampu bersaing bahkan menaklukkan pasar ekspor. Jika tidak bisa teratasi, dikhawatirkan barang yang diproduksi malah menumpuk di gudang. (son/vga)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia