Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Gandeng IDI Cabang Gresik

Rutan Kelas II B Cerme Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Binaan

16 November 2019, 14: 30: 54 WIB | editor : Wijayanto

CEK KESEHATAN: Rutan Kelas II B Banjarsari Cerme gandeng IDI lakukan pengobatan gratis untuk ratusan warga binaan.

CEK KESEHATAN: Rutan Kelas II B Banjarsari Cerme gandeng IDI lakukan pengobatan gratis untuk ratusan warga binaan. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Puluhan penghuni warga binaan Rutan Kelas II B Banjarsari, Cerme mendapatkan pengobatan gratis yang dilakukan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik, Sabtu (16/11). Pengobatan ini diharapkan agar pegawai maupun warga binaan rutan bisa tetap terjaga kesehatannya.

Kegiatan pengobatan gratis tersebut diikuti oleh puluhan warga binaan yang dilaksanakan di gedung utama aula Rutan Kelas II B Banjarsari, Cerme.

Kepala Rutan Kelas II B Banjarsari Cerme Gresik, Mahendra Sulaksana, didampingi Kasie Pelayanan Tahanan Anis Handoyo mengatakan, acara itu diikuti sebanyak 250 warga binaan baik laki dan perempuan.

PENGOBATAN GRATIS: Rutan Kelas II B Banjarsari Cerme gandeng IDI lakukan pengobatan gratis untuk ratusan warga binaan rutan.

PENGOBATAN GRATIS: Rutan Kelas II B Banjarsari Cerme gandeng IDI lakukan pengobatan gratis untuk ratusan warga binaan rutan. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

"Kegiatan ini untuk menjaga kesehatan para warga binaan selama berada di dalam rutan. Apabila ada warga binaan yang sakit bisa langsung periksa," ujarnya.

Mahendra menambahkan, pengobatan gratis itu sudah diumumkan seminggu yang lalu kepada warga binaan. "Ternyata warga binaan antusias mengikuti kegiatan ini. Dari jam 10.00 sampai jam 13.00, kursi antrian sudah dipenuhi warga binaan," tambahnya.

Sementara itu, Dr Karisma dari bagian pengabdian masyarakat di IDI Gresik didampingi Dr. Jaiman dari bagian humas IDI mengatakan bahwa pihaknya nmenyediakan puluhan jenis obat dalam pengobatan gratis ini. Obat-obatan itu disediakan dari IDI dan dari Dinas kesehatan Gresik.

"Dari puluhan jenis obat tersebut terdiri dari 30 macam. Kegunaannya juga macam-macam, ada yang untuk gatal, tekanan darah, antibiotik, salep untuk gatal dan mata, hingga obat batuk dan pilek," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membawa 25 tenaga medis dari dokter umum dan dokter dari puskesmas di Gresik untuk konsultasi dan pemeriksaan kesehatan warga binaan.

"Kebanyakan keluhan warga binaan gatal gatal (scabbies), demam karena flu, batuk dan ada juga beberapa terkena penyakit pernapasan Ispa," pungkasnya.(yud/jay)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia