Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Tren Pesta Pernikahan 2019, Busana Tradisional Kombinasi Modern

16 November 2019, 06: 25: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

HITAM WARNA SEPANJANG MASA: Novi mengamati busana pengantin yang dipajang dalam Traditional Wedding Exhibition, di Royal Plaza, Jumat (15/11).

HITAM WARNA SEPANJANG MASA: Novi mengamati busana pengantin yang dipajang dalam Traditional Wedding Exhibition, di Royal Plaza, Jumat (15/11). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Tren pesta pernikahan 2019 memang terus berkembang seiring berjalannya waktu. Namun hingga saat ini, rupanya kalangan milenial masih melirik konsep pernikahan tradisional. Walau belum tentu menyertakan ritual atau tradisi konvensional lain, mereka berusaha tidak meninggalkan unsur tradisional. Misalnya dalam pemilihan busana pengantinnya. 

Muhammad Hanif, penyelenggara salah satu wedding exhibition menuturkan, saat ini tren pesta pernikahan masih didominasi konsep tradisional modifikasi. Dari segi busana pengantin misalnya, menurutnya, model kebaya modifikasi sedang naik daun. "Seperti atasan kebaya namun bawahnya berbentuk gaun, tidak lagi mengenakan jarik. Saya lihat, satu atau dua tahun ke belakang, begitu trennya," terangnya dalam Traditional Wedding Exhibition di Atrium Royal Plaza, Jumat (15/11). 

Selain itu, mengenai warna busananya, saat ini kebanyakan pengantin wanita menyukai warna-warna kalem seperti pink lavender, almost mauve, powder blue, rose gold, beige, coral, dan sebagainya. Warna-warna tersebut saat ini sangat mendominasi. Orang-orang mulai tidak memilih warna yang ngejreng. "Kalau dulu dalam satu busana ada banyak warna, sekarang sudah tidak lagi," katanya. 

Namun tidak sedikit juga yang masih menyukai warna hitam dengan detail emas untuk gaunnya. "Kalau ini warna sepanjang zaman, terlihat mewah dan elegan," imbuhnya. 

Busana Pengantin, Sederhana dan Anggun dengan Detail Minimal

Secara garis besar, menurut Hanif, busana pengantin kini mengusung konsep kontemporer yang menggabungkan tradisional dan modern sekaligus. Tak hanya dari busana pengantin, dekorasi pernikahan pun mengarah ke model internasional. Konsep rustic, misalnya, menjadi satu yang paling banyak diminati. "Daun-daun kering menjadi dekorasi yang banyak disuka. Warnanya tidak mencolok dan memberi kesan yang soft," tuturnya.

Novi, dari salah satu wedding gallery mengatakan hal yang serupa. Banyak kliennya yang memilih busana modern dengan unsur tradisional. "Modelnya kebaya modifikasi, dengan unsur batik. Warna yang paling diminati lebih yang soft. Seperti pink, gold, dan mocca. Warna-warna ini disuka dalam dua tahun belakangan ini," tuturnya. (cin/nur)

(sb/cin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia