Sabtu, 25 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Jelang Piala Dunia U-20, Pemkot Bangun Tiga Lapangan di Sekitar GBT

14 November 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

STANDAR INTERNASIONAL: Lapangan Gelora Putra Lakarsantri yang dibangun oleh Pemkot Surabaya, sebagai lapangan penunjang Stadion GBT jika terpilih seba

STANDAR INTERNASIONAL: Lapangan Gelora Putra Lakarsantri yang dibangun oleh Pemkot Surabaya, sebagai lapangan penunjang Stadion GBT jika terpilih sebagai salah satu venue Piala Dunia U20. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Jelang Piala Dunia U-20, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah melakukan lelang pembangunan tiga lapangan di sekitar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Benowo. Pembangunan direncanakan dimulai pada Januari 2020.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan jika tiga lapangan akan dibangun dengan standar internasional.

Tiga lapangan ini nantinya bisa digunakan oleh tim-tim untuk berlatih atau saat mereka melakukan pemusatan latihan. “Artinya lapangan-lapangan ini nantinya harus standar internasional dan memiliki fasilitas-fasilitas yang layak untuk digunakan tim-tim luar negeri berlatih,” jelas Eri Cahyadi. 

Ia menyampaikan, tiga lapangan tersebut akan dibangun sesuai dengan standar FIFA. Sehingga ketika Piala Dunia U-20 2021 berlangsung, Kota Surabaya bisa sekaligus promosi.

Apalagi konsep tiga lapangan berjajar dan berdampingan dengan stadion di Indonesia ini baru ada di Surabaya. Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan ide pembangunan tiga lapangan ini juga masukan dari Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria saat melakukan kunjungan di Surabaya.

Ketika bertemu dengan Risma, pertengahan Oktober lalu, Ratu Tisha bercerita, PSSI banyak menerima tawaran untuk menjadi tempat latihan tim-tim luar negeri khususnya Eropa saat musim dingin. Tapi karena di Indonesia tidak ada lapangan yang sesuai standar FIFA, akhirnya tim-tim itu memilih berlatih di Malaysia, Thailand, dan Abu Dhabi. 

“Mbak Ratu Tisha menyarankan Surabaya harus memiliki lapangan-lapangan latihan dengan standar FIFA, karena selama ini sebenarnya banyak tim-tim dari Inggris, Jerman, dan Prancis menghubungi PSSI, mereka ingin berlatih di negara tropis ketika Eropa memasuki musim dingin. Dan Saya berusaha mewujudkan lapangan-lapangan itu,” kata Risma. 

Ia menjelaskan, masukan tersebut mulanya untuk persiapan Piala Dunia U-20 2021. Tapi karena adanya masukan pembangunan dan berguna untuk jangka panjang, Risma memutuskan untuk membangun tiga lapangan baru.

Risma juga menyampaikan ketiga lapangan tersebut akan memiliki konsep yang berbeda, sesuai dengan standar internasional.

“Jadi itu lapangannya tertutup, agar tidak bisa melihat satu sama lain. Tapi tidak harus pagar, bisa dengan konsep lain, seng atau lainnya” kata dia.

Nantinya tiga lapangan tersebut berada di sisi timur Stadion GBT, dan akhir tahun 2019 ini akan dilakukan pengurukan terlebih dulu, agar Januari 2020 bisa langsung dibangun.

Risma juga berpendapat dengan dibangunnya tiga lapangan baru sebagai pelengkap venue utama (GBT) ini akan menghemat operasional lapangan. Seperti penggunaan listrik, pemasangan lampu, dan lainnya.(mus/rak)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia