Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Tabrak Balita hingga Tewas, Dituntut 6 Bulan Penjara

13 November 2019, 17: 51: 55 WIB | editor : Wijayanto

SIDANG: Terdakwa Zunus Affandi (paling kanan) di ruang Candra PN Surabaya dengan didampingi kuasa hukumnya.

SIDANG: Terdakwa Zunus Affandi (paling kanan) di ruang Candra PN Surabaya dengan didampingi kuasa hukumnya. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suryanta Desy Christiani menuntut terdakwa Zunus Affandi dengan hukuman penjara selama enam bulan karena lalai saat berkendara.

Terdakwa Zunus terbukti melanggar pasal 310 ayat (4) UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Yang menyebabkan seorang balita meninggal dunia karena tertabrak olehnya.

"Menuntut terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama enam bulan," ucap JPU Desy, saat membacakan tuntutan di PN Surabaya.

Hal yang memberatkan terdakwa yaitu kelalaiannya saat berkendara sehingga menyebabkan meninggalnya seseorang. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa merupakan tulang punggung keluarga.

Menanggapi tuntutan tersebut terdakwa akan ajukan pembelaan (pledoi) pada sidang selanjutnya. Diketahui, Zunus mengendarai kendaraan dengan kecepatan 70 km/jam dan menabrak Suparmi yang turun dari bis bersama dua anaknya.

Ketika turun dari bus, Suparmi bersama dengan dua orang anaknya, yakni Serly anaknya yang ia gandeng di sebelah kanan. Sedangkan anak balitanya Dea Puspitasari yang digendong dipunggung belakangnya dengan menggunakan selendang.

Akibat tabrakan itu, balita Dea Puspitasari yang berada di gendongan belakang Suparmi terlepas dan terpental jatuh ke aspal yang mengakibatkan meninggal dunia. (gin/rud)
 

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia