Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Polda Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Ambruknya SDN Gentong

13 November 2019, 17: 21: 22 WIB | editor : Wijayanto

TAMBAH TERSANGKA: Polda sudah menetapkan dua tersangka mandor dan kontraktor pembangunan SDN Gentong Pasuruan.

TAMBAH TERSANGKA: Polda sudah menetapkan dua tersangka mandor dan kontraktor pembangunan SDN Gentong Pasuruan. (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Polda Jawa Timur bakal menetapkan tersangka baru kasus ambruknya SDN Gentong, Gadingrejo, Pasuruan, yang menelan dua korban jiwa. Saat ini kepolisian sudah menetapkan dua tersangka.

"Pijakan kasus tipikornya ada dua. Yakni ekspose hasil labfor dan ekspos material konstruksi. Kami pastikan ada tersangka baru yang nanti akan diumumkan Kapolda Jatim," ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Barung menyatakan, untuk kasus tindak pidana korupsi menyangkut dua hal. Yakni mereka yang merencanakan dan melaksanakan renovasi. Untuk tersangka baru bisa berasal dari bagian perencana. Penetapan tersangka baru itu, lanjut Barung, berdasarkan dua alat bukti. Yakni hasil uji laboratorium forensik dan adanya tersangka awal.

"Ada pengawasan yang tidak efektif. Pekerjaan dilaksanakan tanpa diawasi, pengerjaan terlaksana tidak sesuai RAB yang ada," jelasnya. Penyidik sudah menahan pelaksana proyek. Tidak menutup kemungkinan akan menahan tersangka dari perencana.

"Kemungkinan tersangka lebih dari satu orang. Ada yang ASN. Ini korupsi yang menyebabkan kepentingan publik terganggu sehingga ada yang meninggal. Ini akan lebih berat," tandasnya.

Sekadar diketahui, Polda Jatim sebelumnya menetapkan dua tersangka. Dedi Seto bagian kontraktor dan Sutaji selaku mandor. Mereka ditetapkan tersangka setelah terbukti merekayasa konstruksi bangunan renovasi gedung kelas yang ambruk. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia