Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Ciputra Group Kembangkan Pusat Bisnis Baru di Surabaya Barat

13 November 2019, 17: 11: 06 WIB | editor : Wijayanto

LOKASI STRATEGIS: Senior Direktur Ciputra Group Sutoto Yakobus (empat dari kanan) bersama GM Citraland Vittorio Indra Purnama (tiga dari kiri) saat ground breaking superblock Citraland Vittorio.

LOKASI STRATEGIS: Senior Direktur Ciputra Group Sutoto Yakobus (empat dari kanan) bersama GM Citraland Vittorio Indra Purnama (tiga dari kiri) saat ground breaking superblock Citraland Vittorio. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Ciputra Group terus bertekad mengembangkan pusat bisnis baru. Setelah sukses mengembangkan superblock Ciputra World Surabaya, kini raksasa property Indonesia ini mengembangkan superblock baru, Citraland Vittorio di kawasan Wiyung Surabaya.

Managing Direktur Ciputra Group Harun Hajadi mengakan, kawasan Surabaya Barat merupakan kawasan di Surabaya yang perkembangannya sangat pesat. Sehingga perlu banyak sentra bisnis baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Citraland Vittorio akan menjadi sentra ekonomi baru di Surabaya Barat. Viitorio akan dilengkapi berbagai fasilitas bisnis dan lifestyle, sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Harun Hajadi saat ground breaking Citraland Vittorio lewat teleconference.

Senior Direktur Ciputra Group Sutoto Yakobus menambahkan, superblock Citraland Vittorio akan jadi motor pertumbuhan ekonomi di Surabaya Barat. Pasalnya, sejauh ini di Wiyung belum ada superblock. Lokasinya strategis dan dekat banyak perumahan, kampus dan rumah sakit. “Pembangunan infastruktur di kawasan Surabaya Barat juga terus dikebut. Sehingga aksesnya semakin mudah karena dekat jalan tol,” ujar Sutoto Yakobus.

Menurutnya, pasar apartemen secara umum di Surabaya memang agak slowdown. Sebab, jumlahnya sudah cukup banyak. Namun untuk apartemen yang berada dalam superblock demand-nya masih tinggi. Sebab, fasilitasnya lengkap dan harganya masih terjangkau.

“Karena itu kami membangun dengan konsep mix-used. Selain apartemen juga ada office, pusat bisnis dan lifestyle. Untuk apartemen middle low sejauh ini masih oke. Peminatnya masih tinggi. Sebab harganya terjangkau, tapi fasilitasnya lengkap,” tambahnya.

General Manager Citraland Vittorio Indra Purnama menambahkan, tower pertama Alessandro sebenarnya sudah terjual 70 persen dengan harga mulai Rp 400-an juta. Namun, pihaknya sengaja menyimpan beberapa unit yang belum dipasarkan.

“Hari ini kami mulai pasarkan beberapa unit yang kami simpan. Ada SOHO terbatas 18 unit. Ada sky garden sebanyak 13 unit dan juga commercial shop exclusive. Kami juga memberikan banyak kemudahan pembayaran,” tandas Indra Purnama. (fix/nur)     

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia