Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Percepat Pembangunan, Risma Mutasi Lagi 37 Pejabat

12 November 2019, 17: 13: 10 WIB | editor : Wijayanto

PEJABAT BARU: Suasana pelantikan para pejabat Pemkot Surabaya di Balai Kota Surabaya.

PEJABAT BARU: Suasana pelantikan para pejabat Pemkot Surabaya di Balai Kota Surabaya. (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Gerbong mutasi kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melantik 37 pejabat guna mempercepat program-program pembangunan di Kota Pahlawan.

Sebanyak 12 pejabat dipromosikan, sedangkan 25 orang dirotasi. Yang menarik, Kepala Dinas Sosial Supomo dirotasi menjadi Kepala Dinas Pendidikan. Selain itu, Staf Ahli Wali Kota Suharto Wardoyo dilantik menjadi Kepala Dinas Sosial menggantikan Supomo.

Menurut Wali Kota Risma, Supomo itu sudah terbiasa melayani dan merawat anak-anak meskipun sebetulnya dinas pendidikan tidak hanya mengurus persoalan itu. "Dia (Supomo) juga mudah mendengarkan. Misalnya, aku ngomong begini, biasanya dia langsung tindak lanjuti," katanya.

Risma menyebut tugas Supomo agak berat. Sebab, dia harus segera menyiapkan penerimaan murid baru, termasuk menyiapkan sarana dan prasarana sekolah-sekolah di Kota Surabaya. "Nanti semua beasiswa CSR akan saya serahkan semuanya kepada Pak Pomo karena staf di dinas pendidikan sangat banyak," katanya.

Selain itu, wali kota perempuan pertama di Surabaya itu juga menjelaskan latar belakang pengangkatan
Suharto Wardoyo sebagai Kepala Dinas Sosial. Suharto Wardoyo yang biasa dipanggil Anang itu sudah dipanggil dan diajak bicara oleh Wali Kota Risma beberapa waktu lalu. Saat itu, Risma meminta Anang untuk belajar pada Supomo.
"Pak Anang sebetulnya mau belajar, cuma kemarinnya terlalu percaya pada laporan tertulis. Makanya, saya sampaikan untuk sering turun ke lapangan karena paling bagus itu data lapangan. Saya bisa menyelesaikan persoalan kota ini karena saya sering turun," katanya.

Wali Kota Risma mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjaga amanah yang diemban. Pasalnya, jabatan yang disandang merupakan titipan Tuhan Yang Maha Esa. "Saudara-saudara sekalian sudah disumpah oleh rohaniawan bersama-sama. Sumpah itu bukan untuk saya, melainkan untuk Tuhan. Apa yang tidak bisa dilihat oleh manusia, terlihat oleh Tuhan," tuturnya.

Risma mengakui tugas yang diemban para pejabat itu tidaklah mudah. Namun, tak ada yang tak bisa dilakukan karena Tuhan mengetahui kemampuan dan keterbatasan manusia. Untuk itu, ia meminta para pejabat yang baru saja dilantik untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat.

"Belum tentu lusa kita bisa melakukannya. Maka dari itu, saat beri kepercayaan, berikan yang terbaik untuk masyarakat. Sebab, suara rakyat adalah suara Tuhan," tegasnya.
"Kita telah digaji dari hasil jerih payah dan keringat masyarakat. Karena itu, tolong jangan sia-siakan dan sakiti mereka. Saya mencintai mereka. Berikan yang terbaik. Saya pun ada waktunya berhenti. Mumpung kita masih bisa, mari kita jaga amanah yang diberikan oleh Tuhan," tambahnya.

Di hadapan para pejabat yang dilantik, Wali Kota Risma menceritakan bagaimana dirinya keluar pada pukul 01.00 untuk menjaga amanah masyarakat yang diberikan Tuhan kepada dirinya. "Belum dijemput mobil, saya naik taksi. Itu untuk menjaga amanat masyarakat," katanya. (rmt/rek)

Berikut Ini Daftar Pejabat Pemkot yang Dimutasi

37 Pejabat Yang Dimutasi

* 7 asisten, kepala OPD, staf ahli
* 2 camat
* 1 sekretaris OPD
* 3 kepala bidang
* 7 lurah
* 3 sekretaris kelurahan
* 14 kasi, kasubag, kasubbid

Beberapa Pejabat Baru

* M. Taswin, Kadis PMPTSP
* Nanis Chairani, Staf Ahli Wali Kota
* Moh Suharto Wardoyo, Kadinsos
* Supomo, Kadispendik
* Ikhsan, Asisten Perekonomian
* Chalid Buhari, Kepala DKRTH
* Rachmad Basari, Inspektorat
* Buyung Hidayat, Camat Tegalsari
* Linda Novanti, Camat Genteng

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia