Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Ditetapkan Jadi Destinasi Wisata Heritage

Lawang Seketeng Simpan Peninggalan Zaman Majapahit hingga Kemerdekaan

12 November 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

SEMANGAT: Perwakilan warga menerima plakat dari Disbudpar Surabaya saat soft opening Kampung Heritage Lawang Seketeng, Surabaya, Senin (11/11).

SEMANGAT: Perwakilan warga menerima plakat dari Disbudpar Surabaya saat soft opening Kampung Heritage Lawang Seketeng, Surabaya, Senin (11/11). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Kawasan Lawang Seketeng resmi menjadi destinasi wisata heritage Kota Surabaya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, masyarakat umum sudah bisa menikmati destinasi Lawang Seketeng.

"Kita baru memperkenalkan kepada masyarakat umum bahwa masyarakat Lawang Seketeng sudah mempersiapkan kampungnya untuk bisa dikunjungi wisatawan. Namun, sebetulnya sebelum diresmikan banyak yang datang ke sini. Kampung ini punya peninggalan zaman kerajaan sampai zaman perjuangan," katanya kemarin (11/11).

Antiek mengungkapkan,  Walikota Surabaya Tri Rismaharini akan meresmikan Lawang Seketeng dalam waktu dekat. Pemandu wisata diambil dari warga Lawang Seketeng sendiri. Sebab, mereka yang tahu detail sejarah kampungnya.

"Insya Allah, dengan dipoles dan infrastruktur penunjang dan beberapa dukungan yang lain, Lawang Seketeng siap jadi wisata heritage unggulan," katanya. 

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya Musdiq Ali Suhudi mengatakan bahwa pihaknya sudah mengarsipkan sejarah kampung Lawang Seketeng berdasar masukan dari ahli sejarah hingga penelitian. Penyusunan buku pun sedang dilakukan. "Masih ada yang perlu dikaji lebih dalam terkait benda-benda sejarah di Lawang Seketeng," katanya.

Musdiq menjelaskan, Lawang Seketeng merupakan kampung tua di Surabaya. Kampung ini sudah ada sekitar abad ke-10. Alkisah, pada tahun 1270 ketika Raja Kertanegara dari Majapahit menjadikan daerah ini sebagai hadiah setelah berhasil dalam pertempuran.

"Peninggalan sejarah cukup banyak. Catatan sejarah mengatakan bahwa penduduk Lawang Seketeng terlibat aktif di dalam pertempuran saat merebut kemerdekaan," katanya. (rmt/rek)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia