Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Berbulan-bulan Tak Berhubungan Intim gara-gara Bau Ikan Asin

12 November 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Kasus ikan asin tidak hanya terjadi di Jakarta saja. Di Surabaya pun ada. Bedanya, kalau yang di sana diceritakan di You Tube. Yang di sini, diceritakan sambil lalu saja dan disambi ngobrol tipis-tipis. Eh, ketangkap telinga wartawan. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya 

Cerita ikan asin ini Donwori sampaikan saat sedang menunggu sidang cerainya di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, awal pekan lalu. Namun, Donwori tidak persis menyebut bau ikan asin. Namun di antara obrolan sana sini, pembahasan tentang "bau" tidak sedap dari alat kelamin pasangannya, ada dalam cerita Donwori.

Dalam obrolan itu, Donwori menceritakan penyebab keretakan rumah tangganya yang tak lain dipicu oleh masalah bau tadi. Katanya, hubungannya dan istri sudah tidak seharmonis dulu karena sudah berbulan-bulan tak pernah lagi berhubungan intim. "Mau berhubungan badan bagaimana kalau mencium baunya saja wes gak betah," ujar Donwori blak-blakan. 

Donwori sih tidak menyebutkan bau ikan asin secara spesifik. Namun dari gelagat dan ceritanya, bau yang dimiliki istrinya ini sangat mengganggu. Sempat karena sungkan dengan istri, kadang Donwori kuat-kuatkan. Namun yang sering terjadi, Donwori memilih untuk menghindar. Ya dengan ngopi sampai larut pagi atau menolak ajakan istri sedemikian rupa. 

Donwori sendiri tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi pada Karin. Karena seingatnya dulu, Karin normal-normal saja. Namun setelah sempat ada pendarahan di area kewanitaan gara-gara alat kontrasepsi, bau itu muncul.

"Ya setahunan lah. Dulu itu gak tahu tiba-tiba mens terus-terusan sebulan. Dicek di dokter katanya itu bukan mens tapi ya pendarahan itu," ceritanya. 

Pendarahan itu, kemudian diperparah oleh keputihan hebat dan berangsur lama. Ini membuat miss V Karin jadi berbau tak sedap dan makin membuat Donwori ilfil. 

Kondisi itu, semakin diperparah lagi dengan kebiasaan jorok Karin. Donwori menyampaikan, istrinya orangnya pemalas. Tahu ‘itu’-nya bermasalah, Karin tidak ada upaya untuk berobat. Ia juga abai tentang menjaga kebersihan celana dalam.

"Satu CD iso dipakai sampai tiga hari. Byuh ambune sampek gak karu-karuan. Padahal nylempit nek ngisor, ambune tekan ndukur," kata Donwori tanpa tendeng aling-aling.

Donwori sendiri enggan disebut tega meninggalkan istri gara-gara fisik. Namun, itulah yang terjadi. Ia sudah tidak bisa lagi kompromi. Sudah tidak mau lagi menahan tutup napas pencet hidung ngempet bau. Ia sudah kadung jijik. Dan katanya, susah kalau mau ngilangin rasa ilfil saja. Cinta saja tak cukup. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia