Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Bila Dapat Rekom DPP, Ini Konsep Wishnu Bangun Surabaya

11 November 2019, 13: 29: 39 WIB | editor : Wijayanto

Wishnu Sakti Buana

Wishnu Sakti Buana (DOK/JAWAPOS)

Share this      

SURABAYA - Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana yang merupakan bakal calon wali kota Surabaya ini mempunyai grand design untuk membangun Kota Surabaya ke depan. Beberapa poin mendasar yang ditawarkan Whisnu Sakti adalah transportasi massal, pemerataan ekonomi, dan kebudayaan.

Menurutnya, masyarakat Surabaya harus berdaulat karena bagaimana pun mereka harus dilibatkan membangun Surabaya. Salah satunya, ia mengusulkan perlu anggaran Rp100 juta per rukun tetangga (RT) agar bisa membangun dari bottom up.

"Ini sebuah gagasan untuk Surabaya ke depan. Kami ingin melanjutkan keberhasilan yang sekarang, meratakan pembangunan itu biar bisa dirasakan seluruh warga Surabaya sampai di pojok-pojok kampung," katanya.

Dengan konsep Surabaya membanggakan, berdaulat, berdikari dan berkebudayaan, ia yakin dapat menumbuhkan ekonomi baru lewat mass transportation yang diberikan koridor Timur-Barat dan Utara-Selatan.

"Jalur-jalur lyn yang ada sekarang harus diperbarui sebagai feeder. Nanti akan lebih bagus dan tidak telat masuk ke kampung-kampung," imbuhnya.

Dalam konsep yang ditawarkan, Whisnu juga akan membangun pemukiman di bawah jembatan Suramadu dengan mengedepankan kearifan lokal. "Selain itu, ruang terbuka hijau (RTH) akan dibuka bagi PKL untuk berjualan. Ruang-ruang terbuka hijau itu juga bisa menciptakan peluang ekonomi yang tumbuh," katanya.

Dirinya mengaku sangat yakin Monorel dan Subway bisa terwujud karena berseiring dengan pemerintah pusat. "Yang saya tahu trem yang ditolak pemerintah pusat. Saya yakin monorel dan subway tidak akan ditolak karena ada dalam program nasional. Saya ingin Surabaya tidak terlambat seperti Jakarta," terangnya.

Selanjutnya, Whisnu Sakti akan membawa konsep besar ini ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan sebagai pertimbangan untuk memperoleh rekomendasi maju sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya lada Pilkada 2020.

"Otomatis ini akan kita bawa ke DPP dan Surabaya nanti. Kalau semisal rekom turun, jadi ini nanti kita sampaikan ke KPU sebagai janji politik," katanya. (rmt/jay)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia