Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pengedar Dicokot Pengedar Lain Lagi Asyik Nikmati Sabu

08 November 2019, 16: 02: 31 WIB | editor : Wijayanto

TERSANGKA: Rahmatulloh Ufron (kiri) dan Rochman dengan barang bukti narkoba.

TERSANGKA: Rahmatulloh Ufron (kiri) dan Rochman dengan barang bukti narkoba. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Pengedar sabu diringkus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di Jalan Tambak Pring Timur VI, Asemrowo, Surabaya. Rahmatulloh Ufron, 20, warga Tambak Dalam Baru I-A, kontrak di Jalan Tambak Pring Timur VI, Asemrowo, dan Senidi alias Rochman, 48, kontrak di Jalan Tambak Dalam, Asemrowo, kini ditahan di Mapolrestabes Surabaya.

Polisi mengamankan barang bukti satu poket sabu seberat 1,20 gram, pipet kaca, timbangan elektrik, alat isap sabu, korek api, dan uang hasil transaksi Rp 950 ribu. "Awalnya kami mendapat informasi adanya pengedar sabu-sabu (SS) di wilayah Tambak Pring Timur," ujar Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian.

Polisi lalu melakukan penyelidikan dengan menyamar sebagai pembeli sabu. Tiba-tiba Ufron muncul di Jalan Tambak Pring VI dan langsung digerebek. Polisi menyita satu poket sabu. "Tersangka langsung kami interogasi," katanya.

Saat diinterogasi, tersangka mengaku mendapat sabu dari seorang pengedar di Jalan Tambak Dalam. Ia kemudian menunjukkan lokasi pengedar yang mengajaknya menggeluti bisnis narkoba yang biasa disebut amfetamin itu.

Ketika digerebek, si pengedar bernama Senidi alias Rochman sedang asyik mengisap sabu di rumah kontrakannya. Ia pun tidak bisa berkutik. Polisi lalu melakukan penggeledahan dan menemukan timbangan elektrik dan uang hasil penjualan SS.

Tersangkan Rochman mengaku hanya mengontrak di Jalan Tambak Dalam, Asemrowo, agar bisa bebas mengedarkan sabu. Dia kemudian mengajak Ufron untuk membantunya berjualan serbuk haram tersebut. Agar tidak dicurigai warga, Ufron diminta mengontrak di kawasan yang sama.

"Tersangka sudah mengatur cara-cara mengedarkan sabu. Namun, berkat kejelian anggota, akhirnya mereka bisa diringkus. Kami masih mencari penyuplai sabu," tuturnya. (gun/rek)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia