Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Parade Surabaya Juang 2019 Bakal Diikuti 3.000 Peserta

08 November 2019, 15: 53: 19 WIB | editor : Wijayanto

MERIAH: Parade Surabaya Juang tahun lalu yang dipadati penonton.

MERIAH: Parade Surabaya Juang tahun lalu yang dipadati penonton. (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Memperingati Hari Pahlawan, 10 November 2019, Pemkot Surabaya akan menggelar Parade Surabaya Juang 2019, besok (9/11) pagi. Kegiatan tahunan dengan tema Wira Bangsa itu bakal diikuti 3.000 peserta. Start mulai pukul 07.30 di Jalan Pahlawan dan finis di Taman Bungkul.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, Parade Surabaya Juang ini akan diikuti para veteran, prajurit TNI dan Polri, berbagai komunitas sejarah dan pemuda serta organisasi kemasyarakatan dari berbagai kota di tanah air.

Parade atau karnaval menampilkan sosok pahlawan nasional yang dikemas dalam latar belakang budaya Nusantara. Ada pula delegasi dari Kota St. Petersburg dan Kota Volgograd, Rusia. "Kedua kota tersebut merupakan Kota Pahlawan di Rusia. Mereka berpartisipasi mulai dari pameran foto di Museum 10 November beberapa waktu lalu," katanya kemarin.

Kegiatan dibuka dengan atraksi sebelum pemberangkatan, disusul pembacaan puisi dan teatrikal pidato Bung Tomo di depan Gedung Siola dan pengibaran bendera merah putih serta pembacaan puisi di depan Hotel Majapahit. "Ibu Wali Kota (Tri Rismaharini) yang akan membacakan puisi karya Mustofa Bisri (Gus Mus)," imbuhnya.

Ada pula atraksi perang di depan Gedung Grahadi dan teatrikal pidato Gubernur Suryo. Kemudian teatrikal kolosal di Monumen Bambu Runcing dan Monumen Polisi Istimewa. "Lalu ada atraksi di SMAK Santa Maria dan prosesi di perempatan Jalan Bengawan dan berakhir di Taman Bungkul," katanya.

Selain itu, ada penyerahan senjata dari veteran kepada Wali Kota Risma berada di Jalan Polisi Istimewa dan depan SMAK Santa Maria. Tahun ini berpindah mendekati grahmataris finis, di perempatan Jalan Bengawan. "Jalan tersebut dipilih karena dahulu ada Pertempuran Wonokromo," katanya.

Sementara itu, Dinas perhubungan Kota Surabaya akan melakukan rekayasa lalu lintas dan menyediakan tempat parkir. Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Surabaya, Soesandi Ismawan, mengatakan, penutupan jalan mulai pukul 06.00 di Jalan Pahlawan hingga finis di Taman Bungkul.

"Di Jalan Tugu Pahlawan kami siapkan 10 kantong parkir. Kemudian di Jalan Tunjungan, Genteng Kali, Darmo, Jalan Bengawan sisi barat," katanya. Pihaknya juga akan menertibkan parkir-parkir liar. Masyarakat diimbau untuk memarkir kendaraannya di lokasi yang sudah disediakan. "Kami akan tindak juru parkir liar," tegasnya. (rmt/rek)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia