Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

Ujian Pemaparan 150 RW Terbaik, Kelurahan Gading Unjuk Kebolehan

07 November 2019, 18: 10: 32 WIB | editor : Wijayanto

UNIK: Tim Kelurahan Gading dengan hiasan bunga di kepala mereka.

UNIK: Tim Kelurahan Gading dengan hiasan bunga di kepala mereka. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Hari ketiga ujian pemaparan 150 RW Terbaik Surabaya Smart City (SSC) 2019, semakin meriah. Lurah sebagai perwakilan kampung sangat antusias mempresentasikan keunggulan wilayahnya. Ujian pemaparan ini dilakukan mulai Senin (4/11) sampai Jumat (8/11) dan berlokasi di gedung A kantor Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH).

Salah satunya adalah Lurah Kelurahan Gading Sri Nurhayati yang sangat antusias memaparkan keunggulan-keunggulan yang ada di wilayahnya di depan tim juri. Sri menjelaskan dengan detil potensi-potensi yang terbalut dalam kategori smart environment, smart society, hingga smart economy yang terdapat di kampungnya. "Ketiga aspek ini sudah ada di wilayah kami, dan ini merupakan pendorong bagi kampung kami menjadi kampung smart," terang Sri, Rabu (6/11).

Dalam kesempatan ini, Sri memaparkan beberapa inovasi yang telah dilakukan warga kampungnya demi menjadi kampung smart. Mulai dari smart environment yang meliputi sarana pengolahan sampah dengan membuat bank sampah.

Selain itu juga ada ecobrik yang berfungsi untuk pagar tanaman atau untuk meja dan kursi. "Selain itu ada inovasi IPAL, biopori, penghijauan dengan urban farming dan hidroponik, juga produksi pupuk kompos cair dari limbah cucian beras," jelasnya.

Selanjutnya, Sri menjelaskan inovasi pada smart society yang meliputi pembibitan, pengecekan dan penyiraman tanaman, fasilitas CCTV untuk kenyamanan warga, hingga keguyuban warga kampung. "Untuk smart economy, Kelurahan Gading memiliki dua UKM. Yakni UKM Manunggal Asri yang memproduksi kerupuk enak dan teh rosela. Sedangkan UKM Darlink memproduksi jus buah dan pembuat shuttlecocks," tuturnya.

Sri juga mengungkapkan bahwa program SSC ini sangat membantu mewujudkan atau menciptakan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan. Sehingga mampu menjadikan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Selain itu, masyarakat juga bisa meningkatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar. "Mereka bergotong royong untuk turut berpartisipasi dalam memajukan kampungnya," ujarnya. (cin/opi)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia