Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Residivis Pengedar Sabu Dihukum 7 Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta

07 November 2019, 14: 26: 49 WIB | editor : Wijayanto

MENUNDUK: Kedua terdakwa Yuda Anjar Wicaksono dan Adi Tiyo Putro Yulianto usai menjalani persidangan di PN Gresik.

MENUNDUK: Kedua terdakwa Yuda Anjar Wicaksono dan Adi Tiyo Putro Yulianto usai menjalani persidangan di PN Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Yuda Anjar Wicaksono, 28, asal Desa Lebani Waras Kecamatan Wringinanom dan Adi Tiyo Putro Yulianto, 25, warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Mojokerto hanya bisa pasrah duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Wajah lesu diperlihatkan ketika ketua majelis hakim Eddy membacakan amar putusan bahwa kedua terdakwa tersebut terbukti mengedarkan barang haram alias sabu-sabu sesuai pasal 112 tentang narkotika.

“Menjatuhi hukuman pada kedua terdakwa dengan masing-masing Yuda Anjar Wicaksono dihukum 7 tahun denda Rp 800 juta subsider 4 bulan. Sedangkan, Adi Tiyo Putro Yulianto dihukum 5 tahun denda 800 juta subsider 4 bulan," tegas Eddy.

Dikatakan, terdakwa Yuda lebih tinggi hukumannya daripada Adi Tiyo. Pasalanya, Yuda merupakan residivis keluar masuk penjara. “Kasus sabu 2 kali, kasus penjurian 1 kali,” ungkap Eddy.

Sekedar diketahui, kedua pemuda itu melakukan transaksi narkoba memanfaatkan sunyinya malam di dalam kamar  Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo.

Dari tangan terdakwa, polisi juga menyita sabu seberat 4,02 gram dibagi menjadi empat klip plastik yang disimpan di dalam empat bungkus rokok.  Polisi mengamankan kedua terdakwa di Mapolres Driyorejo.(yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia