Senin, 20 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Potensi PAD, Dispora Didorong Segera Buat Retribusi Lapangan

06 November 2019, 17: 06: 35 WIB | editor : Wijayanto

Ketua Komisi D Khusnul Khotimah

Ketua Komisi D Khusnul Khotimah (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Komisi D DPRD Kota Surabaya saat ini tengah membahas rancangan anggaran untuk retribusi lapangan yang dikelola oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya.

Menurut Ketua Komisi D Khusnul Khotimah, saat ini pihak Dispora belum mengajukan raperda yang berkaitan dengan pos-pos yang bisa ditarik pendapatannya atau retribusi. “Kami komisi D memberikan usul kepada Dispora untuk segera mengajukan raperda karena hingga saat ini lapangan seperti lapangan hoki dan tor, atau lokasi-lokasi yang bisa ditarik pendapatannya,” katanya.

Khusnul mengatakan, lapangan-lapangan seperti hoki belum diputuskan retribusinya karena belum ada perda yang dibahas dengan DPRD. “Kalau ada perdanya kan sudah bisa ditentukan besaran sewanya,” imbuhnya. Pada tahun 2020, anggaran untuk lapangan diproyeksikan tiga tempat, yakni Stadion Gelora Bung Tomo (GBT),  Gelanggang Remaja dan Gelora 10 Nopember.

Khusnul mengungkapkan, di GBT terdapat kenaikan pendapatan sebesar Rp 2,3 miliar. Sehingga dari tahun 2019 sampai 2020 ada kenaikan sekitar Rp 400 juta. “Nah karena selama piala dunia nantinya GBT ini akan digunakan, maka harus ada tempat yang bisa digunakan untuk mendapatkan retribusi tersebut,” ungkapnya.

Dirinya berharap Dispora lebih komunikatif terkait dengan retribusi lapangan, karena banyaknya lapangan yang dibawah naungan Dispora akan menambah retribusi bagi Surabaya. ”Kami berharap Dispora segera untuk raperda agar cepat untuk dibuatkan perdanya dan juga bisa segera ditetapkan besaran sewannya,” pungkasnya. (rmt/nur)

(sb/rmt/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia