Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Gandeng Travelio, Intiland Optimistis Dongkrak Okupansi Praxis

06 November 2019, 16: 58: 33 WIB | editor : Wijayanto

PERLUAS PASAR: Direktur PT Intiland Development Tbk Harto Laksono (tengah) bersama  Head of Business Development Travelio Felicia Gautama (kanan) melihat show unit apartement Praxis usai penandatanganan kerja sama dengan Travelio.

PERLUAS PASAR: Direktur PT Intiland Development Tbk Harto Laksono (tengah) bersama Head of Business Development Travelio Felicia Gautama (kanan) melihat show unit apartement Praxis usai penandatanganan kerja sama dengan Travelio. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Untuk meningkatkan okupansi apartemen Praxis, PT Intiland Development Tbk melakukan langkah strategis dengan menggandeng Travelio. Diharapkan, bukan hanya market lokal saja yang digarap namun juga market internasional.

Direktur PT Intiland Development Tbk Harto Laksono menjelaskan, hingga saat ini apartemen Praxis yang ada di tengah kota Surabaya sudah terjual 90 persen. Serah terima sudah dilakukan. Bahkan saat ini sekitar 15 persen sudah dihuni atau disewakan.

“Kami ingin terjadi percepatan okupansi. Kalau jalan sendiri-sendiri akan lama. Karena itu kami menggandengan Travelio untuk menjaring market, baik di Surabaya, Jakarta maupun di luar negeri,” kata Harto Laksono usai penandatanganan kerja sama dengan Travelio, Selasa (5/11).

Dikatakan Harto, kerja sama dengan Tarvelio sebelumnya sudah dilakukan di beberapa proyeknya di Jakarta. Namun yang di Surabaya baru dengan Praxis aparrtemen. Namun tidak menutup kemungkinan kerja sama dengan proyek lainnya akan dilakukan ke depan.

“Kami juga mau menghabiskan sisa unit sekitar 10 persen dari total 295 unit. Unit tersisa ini semuanya sudah full furnished dengan harga mulai Rp 1,6 miliar. Pembeli bisa langsung pakai atau disewakan lewat Travelio,” tambahnya.

Sementara iitu, Head of Business Development Travelio Felicia Gautama mengatakan, kerja sama ini akan memberikan benefit bagi kedua belah pihak. Sebab pihaknya tidak hanya menjaring market lewat Travelio saja, namun juga lewat sejumlah market place lainnya.

“Kami sudah memiliki pengalaman mengelola beberapa apartemen di Jakarta. Secara umum okupansinya mencapai 52 persen. Untuk yang di Surabaya kerja sama dengan corporate Intiland merupakan pertama kalinya,” kata Felicia Gautama.

Dia yakin, meskipun market di Surabaya tidak segede di Jakarta, namun dengan pengalaman dan dukungan timnya yang handal, pihaknya optimistis akan mampu menjaring tamu sebanyak mungkin. Apalagi pihaknya diberi kebebasan untuk mengelola, baik harian, bulanan maupun tahunan.

“Opportunity-nya cukup besar karena kami bisa menyewakan daily, mothnly atau yearly. Pengalaman kami, selama ini sekitar 70 persen merupakan penyewa long term untuk leisure. Selain menjaring market lokal kami juga bisa menjaring market internasional. Karena kami juga kerja sama dengan beberapa platform wisata yang cukup terkenal,” tandas Felicia. (fix/nur) 

(sb/fik/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia