Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Diduga Korsleting, Gudang Tinta dan Tiner Ludes Terbakar

06 November 2019, 14: 44: 15 WIB | editor : Wijayanto

BERJIBAKU: Petugas PMK berupaya menjinakkan api.

BERJIBAKU: Petugas PMK berupaya menjinakkan api. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Menjelang awal musim hujan, kebakaran masih terus terjadi di Kota Surabaya. Sebuah pabrik tinta di Margomulyo Dumas Industri Blok B-36, Surabaya, ludes terbakar.

Pemilik pabrik, Soeharsono, 58, mengatakan, api pertama kali terlihat dari gudang penyimpanan cairan tinta dan tiner dalam wadah tong. Gudang tersebut terletak di bagian belakang area pabrik berukuran 25 meter x 30 meter. "Saya lihat kondisinya sudah tidak karuan. Api sudah besar," ujanya.

Di dalam gudang terdapat beberapa instalasi listrik. Sehingga, bisa diduga kalau penyebab terbakarnya gudang tersebut lantaran arus pendek listrik atau korsleting. "Banyak panel-panel listriknya," ungkap Soeharsono.

Saat kejadian ada sekitar 20 karyawan yang sedang bekerja. Mereka buru-buru menyelamatkan diri dari insiden ini. Meskipun tak sampai menelan korban jiwa, dia mengaku merugi hingga ratusan juta rupiah. "Alhamdulillah, selamat semua pegawai saya," katanya pasrah.

Sementara itu, Kapolsek Asemorowo Kompol Nur Suhud menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30. Api awal diduga berasal dari bagian belakang pabrik milik PT Rek Inka Indonesia itu. "Para pekerja kemudian berlarian ke luar," ungkap Kompol Nur di lokasi.

Menurut dia, bahan tinta yang ada di dalam pabrik membuat api semakin besar dan melalap hampir 90 persen pabrik. Untuk memadamkan api, Dinas PMK Surabaya menerjunkan 16 mobil damkar. Ada dua bronto skylift yang digunakan untuk menjinakkan si jago merah. "Namun, asap masih terus mengepul dari tumpukan seng dan alat-alat pabrik," tambahnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab sebenarnya kebakaran kemarin. "Kerugian materi juga belum bisa dipastikan. Nanti setelah semua selesai, baru bisa kami taksir," katanya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya Dedik Irianto mengungkapkan bahwa api baru bisa dipadamkan pada pukul 14.17. "Setelah kami lakukan pembasahan, api sudah padam," pungkasnya. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia