Minggu, 15 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Tukang Potong Ayam Dibui

06 November 2019, 14: 36: 29 WIB | editor : Wijayanto

Tersangka Samsul dan barang bukti narkoba yang diamankan.

Tersangka Samsul dan barang bukti narkoba yang diamankan. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Samsul akhirnya tak bisa berkutik diciduk polisi. Tukang potong ayam yang tinggal di Dusun Sidowungu RT 12 RW 03, Menganti, Gresik, itu terbukti menjadi pengedar sabu-sabu (SS).

Akibatnya, dia mendekam di rumah tahanan Mapolda Jatim dan terancam hukuman di atas lima tahun penjara. Berdasarkan informasi, Samsul alias Koplo ditangkap di kamar rumahnya, Sabtu (1/11), sekitar pukul 09.00, saat sedang santai.

Penggerebekan itu merupakan tindak lanjut polisi yang awalnya menerima informasi dari masyarakat. Pelaku di rumahnya sering melakukan transaksi dan penyalahgunaan narkotika.

"Pelaku digerebek tanpa perlawanan. Barang bukti dua poket sabu ditemukan di dalam kaleng biskuit Chocolatos warna hitam," ujar Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Sentosa Ginting Manik.

Dua poket SS tersebut memiliki berat kotor 9,14 gram. Dengan rincian 8,78 gram dan 0,36 gram. Selain menyita SS, polisi juga mengamankan satu ponsel Nokia warna hijau, satu pak plastik klip kosong, satu timbangan elektrik warna hitam, satu kaleng biskuit Chocolatos warna hitam, dan satu sekrop dari sedotan.

"Pengakuannya hendak diedarkan kembali sabu," kata Sentosa Ginting. Setelah diinterogasi, tersangka Samsul mengaku belum satu tahun menjadi pengecer. Dia memperoleh SS dari temannya yang masih menjadi buronan polisi.

Atas ulahnya, pria kelahiran Jombang itu dijerat Pasal 114 ayat 2 jo 112 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. (rus/rek)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia