Senin, 20 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Bikin Sejumlah Siswa Kapok Masuk Sekolah

Gubernur Khofifah Akui Sistem Zonasi Timbulkan Kesenjangan Nilai

05 November 2019, 15: 24: 25 WIB | editor : Wijayanto

BERI SEMANGAT: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

BERI SEMANGAT: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Sistem zonasi diterapkan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK tahun ajaran 2019/2020 lalu. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai sistem zonasi menimbulkan disparitas nilai yang cukup tinggi. Bahkan, kesenjangan nilai ini membuat sejumlah siswa mulai enggan masuk sekolah.

“Memang ada kesenjangan Nilai Ujian Nasional (NUN) di beberapa sekolah, terutama yang sebelumnya berlabel favorit. Katakanlah waktu itu NUN terendah yang diterima 13,9, sedangkan NUN tertinggi 39,8,” ujar Gubernur Khofifah.

Mantan menteri sosial ini mengatakan, perbedaan nilai yang sangat jauh ini membuat siswa ada yang menyerah dan memilih tidak masuk sekolah. Meski awalnya siswa tersebut mau masuk, setelah didatangi pihak sekolah, akhirnya tetap mengundurkan diri. “Yang mundur permanen ini harus ada jalan keluar. Apakah akan di sekolah swasta terdekat atau bagaimana,” ungkapnya.

Khofifah menyatakan ingin mendengar langsung dari pihak sekolah, bagaimana mereka mengelola kelas dengan disparitas nilai yang cukup tinggi. Ada beberapa sekolah telah menyiapkan guru pamong dan konseling sebaya. “Mereka ada yang meminta (bimbingan), karena mereka harus menerima juga anak-anak kelas inklusi,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah mengaku sedang mempelajari permasalahan di sekolah untuk menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Ia ingin semuanya bisa terwadahi kebutuhan di sektor pendidikan. “Kami ingin dengarkan hal-hal yang mungkin kami harus lakukan respons. Terutama pada penyiapan support di APBD 2020,” jelasnya.

Menurut dia, dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan guru bimbingan konseling dan kepala sekolah. Tujuannya untuk mengurai semua permasalahan di sekolah. (mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia