Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Sudah Diselingkuhi Rekan Kerja, Eh Hartanya Dibawa Kabur Pula

04 November 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Bagai jatuh tertimpa tangga. Sudah diselingkuhi oleh istri dan rekan kerjanya sendiri, harta Donwori, 48, dibawa kabur pula.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Donwori mendatangi seorang pengacara Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya dengan harapan agar hak harta bendanya bisa  direbut kembali, saat proses perceraian ia jalankan.

Dia tidak terima kalau harta kekayaannya dipakai foya-foya untuk menghidupi istri dan rekan kerjanya yang mengkhianatinya.  “Gak bisa lah, seenaknya. Aku ini sudah korban perasaan, masih mau diperas harta juga,” ujar Donwori yang sempat-sempatnya puitis di saat kesal.

Dalam perceraiannya, Donwori juga menuntut agar istrinya mengembalikan sejumlah uang. Yang ia yakini adalah uang yang digelapkan oleh Donjuan, rekan kerjanya bersama Karin, istrinya.

Donwori dan Donjuan merupakan rekan kerja. Keduanya membangun bisnis furnitur  bersama beberapa tahun belakangan. Usahanya memang pasang surut, namun beberapa bulan terakhir semakin surut. Pendapatan yang ia terima berangsur menurun dan terus menurun.

“Awalnya saya pikir memang ekonomi masih belum stabil. Tapi, lama kelamaan kok rasanya ada yang gak beres,” cerita Donwori kemudian.

Saking tidak normalnya, Donwori pun akhirnya turun tangan. Ia telusuri ke mana larinya uang PT-nya. Dan dari situ, ketemu, sebagian besar pemasukan bukannya masuk ke rekening bersama, melainkan ke rekening Donjuan.

Tentu saja, pengkhianatan yang dilakukan oleh rekan kerjanya itu membuat Donwori murka. Ia ancang-ancang untuk melaporkan penggelapan rekannya. Sebelum akhirnya menemukan fakta baru. Donjuan, rupanya bedebah.

Tidak hanya menggelapkan uang bersama saja, Donjuan juga menggelapkan istrinya sekaligus. Ya si Karin itu. “Lha kok sampe nuroni bojoku sisan,” ujar Donwori makin kesal.

Perselingkuhan itu, juga ia ungkap sendiri. Ia beberapa saat pernah meminta sopir istrinya untuk sekaligus jadi mata-mata. Dari sini ketahuan bahwa Karin sering  menghabiskan waktu bersama Donjuan. Bahkan, ketika Donwori pergi ke luar negeri, Karin sempat-sempatnya liburan ke vila berdua, bersama Donjuan.

Donwori mengaku, ia sebenarnya sudah merasa ada yang tidak beres dari istrinya.  Karin yang biasanya lebih anteng, belakangan suka jalan ke luar. Kalau sudah jalan, ponselnya selalu mati. Ia susah dihubungi. Pola itu terjadi berkali-kali hingga ia curiga. Selain itu, Karin juga sudah tidak bergairah melakukan hubungan seks. “Aku ngerti dia selingkuh, tapi blas gak nyongko lek selingkuhe ambek Donjuan, cu*,” kata Donwori makin kesal.

Setelah bisa memastikan istrinya selingkuh dengan rekanannya sendiri, Donwori belum juga puas. Ia bahkan meminta jadwal ke mana perginya sang istri ke sopir. Niatnya, kalau ada perintah yang menjurus pada kencan gelap, ia akan membuntuti. Mau nge-pek pasangan selingkuhan tadi.

Dan benar, suatu saat Donwori pamit ke luar kota. Tapi tiba-tiba ia menyergap Karin dan Donjuan yang tengah akan check-in berdua. “ Gak kakean omong ya, langsung saya bilang ke istri saya,  ’Kon tak cerai’,” tegasnya.

Kala itu, ia juga meninggalkan pesan ke Donjuan. Jika dalam proses perceraian ini uang yang Donjuan gelapkan tidak segera dikembalikan, ia akan menuntut keduanya ke pengadilan. Biar masuk penjara sekalian bareng-bareng. Biar mesra.  (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia