Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Diringkus saat Hendak Pulang Usai Beli Sabu

02 November 2019, 14: 20: 46 WIB | editor : Wijayanto

Tersangka Afif Nur Affandi alias Pinem

Tersangka Afif Nur Affandi alias Pinem (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Merasa aman bertransaksi sabu-sabu (SS) di tempat gelap, membuat seorang pria tidak tahu jika ia ternyata diintai polisi. Ini membuat Afif Nur Affandi alias Pinem, 33, warga Jalan Semolowaru Utara II, Sukolilo ini ditangkap anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Tersangka ditangkap usai membeli sabu saat itu. Ia pun diamankan beserta barang bukti sabu dengan berat kotor 0,40 gram. Tersangka menyimpan SS tersebut dalam bungkus rokok bekas sehingga dengan mudah diketahui anggota.

Penangkapan tersebut dilakukan usai pihak kepolisian mendapat informasi adanya kegiatan jual beli sabu di Jalan Nginden Intan Selatan, Sukolilo. Namun, setelah melakukan pencarian  polisi sempat tidak melihat keberadaan tersangka.

Ini disebabkan lokasi tersangka bertransaksi ini gelap. Meski begitu, polisi tidak langsung bertolak dari lokasi dan memilih untuk menunggu. “Informasinya tersangka masih berada di sana,” jelas Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian.

Ketika menunggu beberapa lama, tersangka yang dimaksud akhirnya mencul. Tidak menunggu waktu lama. Ia langsung disergap anggota, tersangka tidak berkutik meskipun sempat melawan saat itu. Anggota mengepung tersangka dan langsung menggeledahnya.

Dalam penggeledahan tersebut pihaknya mencurigai tas tersangka. Saat diperiksa, tas tersebut ada kantong lagi yang tersembunyi. “Dari situ kami temukan bungkus rokok bekas yang ternyata sabu,” ujarnya.

Memo mengatakan, dari keterangan tersangka ini ia membeli sabu dengan cara ranjau. Ia menghubungi seseorang yang biasa dipanggilnya dengan Cak. Namun, ia tidak tahu nama lengkap dan rumah pengedar tersebut. pengakuannya, sabu tersebut dibeli seharga Rp 300 ribu.

Rencananya sabu tersebut digunakan sendiri oleh tersangka. “Kami masih selidiki Cak ini. Dari keterangan tersangka, ia tidak pernah bertemu dengan Cak,” ucapnya. (gun/rud) 

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia