Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Rekontruksi Pembunuhan Karyawan PT UMC

Kepala Dibenturkan ke Besi Jembatan, Lantas Dilempar ke Sungai

02 November 2019, 14: 14: 35 WIB | editor : Wijayanto

TEGA: Rekonstruksi saat para pelaku membuang korban ke sungai.

TEGA: Rekonstruksi saat para pelaku membuang korban ke sungai. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Enam tersangka penculikan dan pembunuhan terhadap korban Bangkit Maknutu Dunirat, 30, warga Jalan Asrikaton, Malang menjalani rekontruksi.  Ada 23 adegan yang diperagakan enam pelaku penculikan yang berujung maut tersebut.

Enam tersangka Bambang Irawan, 27, dan Rulin Rahayu Ningsih, 32, warga Perumahan Magersari, Sidoarjo, Kresna Bayu Firmansyah, 22,  warga Jalan Nyamplungan,  Muhammaf Rezaldy Firmansyah, 19, warga Jalan Dinoyo, Slank Resky Perdana, 26, warga Jalan Stasiun, Bebekan, Taman, Sidoarjo, dan tersangka M Imron Rusyadi, 21, warga Lamongan.

Mereka memperagakan satu persatu adegan penculikan dan pembunuhan tersebut. Rekontruksi diawali saat tersangka Rulin bertemu dengan korban yang baru keluar dari kantor UMC Jalan Ahmad Yani, Wonokromo.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Giadi Nugraha mengatakan, ada 23 reka adegan yang dilakukan keenam tersangka ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk melengkapi berkas dan juga memberikan gambaran jelas ke jaksa bagaimana kejadian penculikan hingga berujung pembunuhan terhadap korban Bangkit berlangsung. "Mereka memperagakan setaip adegan untuk memberikan gambaran kronologi sebenarnya. Ini sebagai bahan nantinya dan melengkapi berkas," katanya.

Saat rekonstruksi juga terlihat tersangka Bambang datang beserta empat tersangka lain mengemudikan mobil Suzuki Ertiga nomor polisi W 1805 VB.  Dalam reka adegan kelima, korban langsung dirangkul oleh tersangka Bambang dan dibawa ke arah mobil.

Kemudian adegan keenam nampak tersangka yang lain selain Rezaldy membantu memasukkan korban ke dalam mobil dan duduk di tempat duduk tengah diapit Alank dan Imron.

Dalam reka adegan kesembilan terungkap jika korban sempat memberontak dengan menendang pintu mobil menggunakan dua kaki hingga terbuka. Saat itu, korban berhasil keluar mobil namun tersangka Bambang langsung memukul dan kembali memasukkan korban ke dalam mobil.

Adegan reka ulang ini dilanjutkan bagaimana tersangka sampai di Jembatan Cangar kemudian dibenturkan ke besi jembatan. Selanjutnya korban dilempar dari bawah penghalang jembatan ke sungai setempat. Akibat dilempar itu, diduga korban akhirnya meninggal dunia.(gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia