Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Ketahuan Selingkuh gara-gara Struk Belanja

01 November 2019, 09: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Sebuah pelajaran bagi Anda yang ingin selingkuh. Please, be smart! Jangan sekali-kalinya meninggalkan jejak. Ingat, bukan riwayat panggilan dan chat saja. Segala bukti yang mengarah akan menyudutkan Anda. Maka enyahkan.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Jangan bodoh macam Donwori, 41. Yang perselingkuhannya ketahuan gara-gara kecerobohannya sendiri. Semua bermula dari struk belanjaan. Yang Karin, 33, istrinya temukan dalam saku celananya.

Mungkin sebagian besar istri juga punya kebiasaan seperti Karin. Yang suka mengecek saku dan kantong sebelum mencuci pakaian. Untuk memastikan, kali aja ada barang atau uang yang tertinggal.

Karena sesungguhnya, menemukan uang kaget dari saku celana, meski gopek doang adalah sesuatu yang begitu menyenangkan. Apalagi pas lagi bokek-bokeknya. Ya kan? Siapa yang setuju, angkat tangan.

Kejadian itu terjadi dua bulanan ke belakang. Karin yang tengah melucuti saku celana suaminya dibuat merona karena ia menemukan sebuah struk belanjaan dari toko perhiasan yang lumayan punya nama. Di situ tertera transaksi yang dilakukan Donwori. Sebuah kalung liontin dengan emas putih. 

Karin kala itu tidak langsung berpikir aneh-aneh bahwa suaminya selingkuh atau apa. Malah ia ge er duluan. Pikirnya, sebentar lagi ia akan mendapat kejutan.

Namun ditunggu dan ditunggu, kejutan itu tak datang-datang jua. Karin mulai curiga, "Masa iya sih mau ngasihkan di kejutan ulang tahun , tapi kan ulang tahunku sudah lewat dua bulan, kemarin juga sudah ngasih kado. Masa iya kejutan anniversary pernikahan. Tapi dia gak pernah se so sweet itu sampai ingat ulang tahun pernikahan,” ujar Karin di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya.

Namun kegeeran itu tak bertahan lama, setelah sahabat Karin, melontarkan satu pertanyaan tapi semacam aduan. Katanya, si sahabat ini menjumpai Donwori sedang makan di mal. Bareng perempuan lain. Karin yang saat itu masih belum punya kecurigaan dengan santainya menanggap, "Halah rekan kerjanya saja paling. "

Namun tak terima disanggah, si sahabat ini menimpali lagi, “Kalau rekan kerja tu, bisa ya sampai pegang-pegang pipi dan gandengan tangan mesra?”

Seketika, kata-lata sahabatnya ini membuat Karin berpikir keras. Apa artinya suaminya punya selingkuhan. Sudah berapa lama? Kok bisa?” Lah berarti, kado emas itu bukan buat saya, pantesan kok gak dikasih-kasih, ******* (berkata kotor)," ujar Karin yang tengah tersadarkan dari alam halunya.

Tak menunggu waktu yang lama, ia langsung menginterogasi Donwori malam harinya. Proses itu, ia mulai dengan memasang mode muka jutek. Ia sambut kepulangan Donwori dengan acuh tak acuh. Baru setelah Donwori sadar ada yang tidak beres dengan tingkah laku Karin.

Dan juga setelah memastikan gerak gerik Karin itu bukan berarti karena kesurupan, he he he, bukan deng,  Donwori mulai bertanya kenapa. “ Kenapa, katanya. Ta tanyain, ada yang mau diakui gak. Dek e diem ae. Tak tanyai masih cinta sama saya gak, dia jawan iya. Ta tanya sampean selingkuh ta, isoke jawab selingkuh dari mana,” ujar Karin kemudian.

Tak tahan dengan kepura-puraan Donwori. Karin yang kadung kesal lalu teriak-teriak mengatakan kalau ia sudah memergoki Donwori selingkuh. Kala itu, ekspresi Donwori yang tertangkap mata Karin hanya melongo.

Mungkin shock selingkuhnya ketahuan. Dan sejak malam itu, ia putuskan untuk bercerai. Bagi Karin, tidak ada tempat kembali, juga kata maaf pada pengkhiianat cinta. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia