Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik
Ratusan Pemotor Jalani Sidang Razia

Satlantas Boyong Hakim PN ke Terminal Bunder Gresik

31 Oktober 2019, 13: 10: 26 WIB | editor : Wijayanto

SIDANG DI TEMPAT: Para pengendara yang melanggar langsung jalani mensidang di tempat dalam razia Operasi Zebra semeru 2019 di Terminal Bunder.

SIDANG DI TEMPAT: Para pengendara yang melanggar langsung jalani mensidang di tempat dalam razia Operasi Zebra semeru 2019 di Terminal Bunder. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Operasi Zebra Semeru 2019 pada hari ketujuh digelar unik di Terminal Bunder. Pasalnya, polisi tidak hanya menilang para pengguna jalan yang melanggar lalu lintas. Namun, bagi pelanggar operasi yang dimulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, pengendara bisa langsung sidang di lokasi tersebut. 

Di pelataran angkutan umum Terminal Bunder, para hakim Pengadilan Negeri (PN), jaksa dan staf pajak Samsat Gresik sibuk menggelar sidang kepada para pengendara yang melanggar lalu lintas.

Mereka mayoritas melangga karena tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak menggunakan helm, lupa lupa membawa STNK, hingga belum membayar kendaraan bermotor.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra mengatakan, operasi gabungan ini pertama kalinya digelar dengan sasaran delapan prioritas yang berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).

“Nantinya operasi gabungan sidang di tempat digelar sebanyak dua kali dengan sasaran pengendara roda dan empat. Kami memboyong hakim dan beberapa pihak yang diperlukan saat razia," katanya.

Dikatakan, razia gabungan itu melibatkan jajaran terkait antara lain Denpom TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Kejaksaan Negeri (Kejari) serta Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Dari ratusan pengendara yang terjaring sebagian besar paling banyak tidak mengenakan helm standar sesuai SNI hingga tidak melengkapi surat-surat kendaraan.

Sementara itu, warga asal Kedanyang Saiful ,35 mengaku juga terkena razia di Terminal Bunder. "Saya tidak tahu kalo SIM C saya masa berlakunya sudah habis sehingga ditilang petugas," pungkasnya. (yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia