Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Calon Independen di Pilkada Jatim Butuh 138.565 Suara

28 Oktober 2019, 18: 32: 14 WIB | editor : Wijayanto

Ketua KPU Jatim Choirul Anam

Ketua KPU Jatim Choirul Anam (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak bakal digelar di 19 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur pada 23 September 2020. Selain calon-calon yang diusung partai politik, pilkada ini juga memberi ruang untuk calon perseorangan atau independen.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur bersama 19 KPU kabupaten/kota terkait akhirnya menetapkan syarat minimal dukungan calon independen.

"Dukungan itu dalam betuk fotokkopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dan surat dukungan untuk maju pilkada," kata Ketua KPU Jatim Choirul Anam.

Mantan anggota KPU Surabaya itu menguraikan, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017, Pasal 10, syarat minimal dukungan calon perseorangan itu bervariasi. Untuk daerah dengan jumlah penduduk 250 ribu jiwa, syarat minimal dukungan sebesar 10 persen. Kemudian 250 ribu sampai dengan 500 ribu jiwa, syarat minimal dukungan sebanyak 8,5 persen.

Selanjutnya, daerah dengan jumlah penduduk 500 ribu hingga 1 juta jiwa, maka syarat minimal dukungan 7,5 persen. Kabupaten/kota dengan penduduk di atas 1 juta jiwa, syarat minimal dukungan sebesar 6,5 persen. "Dukungan itu juga harus tersebar lebih dari 50 persen dari jumlah kecamatan yang ada," tegasnya.

Adapun daftar pemilih tetap (DPT) yang digunakan sebagai acuan adalah DPT pemilu terakhir di kabupaten/kota. Yakni DPT Pileg dan Pilpres 2019 lalu. Kota Surabaya menjadi daerah dengan jumlah syarat dukungan terbesar dibandingkan 18 kabupaten/kota lainnya.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Surabaya sebesar 2,1 juta. Karena itu, setiap calon perorangan yang hendak maju dalam Pilwali Surabaya 2020 harus memiliki syarat minimal dukungan 138.565 suara. Kabupaten Malang dan Jember masing-masing syarat minimal dukungan 129.796 suara dan 121.127 suara.

Anam mengatakan, setelah pengumuman, setiap calon diberi waktu untuk melengkapi syarat hingga 8 Desember 2019. Kemudian penyerahan syarat dukungan dapat dilakukan pada 11 Desember 2019 hingga 5 Maret 2020. Pada saat penyerahan, KPU akan melakukan penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran calon. Rentang waktunya mulai 11 Desember 2019 hingga 14 Maret 2020. (mus/rek)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia