Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Dilantik Jadi Menteri Desa, Dewan Tunggu PKB untuk Pengganti Halim

23 Oktober 2019, 18: 15: 01 WIB | editor : Wijayanto

Abdul Halim Iskandar

Abdul Halim Iskandar (DOK/JPNN)

Share this      

SURABAYA - Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi mengaku bangga dengan pelantikan Abdul Halim Iskandar sebagai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dalam kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10). Posisi wakil ketua DPRD Jatim otomatis kosong ditinggal pria yang akrab disapa Gus Halim itu.

''Kami sangat bangga beliau bisa menjadi menteri pada Kabinet Jokowi- Ma’ruf. Kemarin saat melihat beliau muncul di TV, dipanggil Presiden, saya sangat terharu,'' ujar Kusnadi di Surabaya, Rabu (23/10).

Saat ditanya pengganti Gus Halim Iskandar sebagai wakil ketua DPRD Jatim, Kusnadi menyerahkan semuanya kepada PKB. Meski demikian, Kusnadi menegaskan bahwa seorang menteri tidak boleh rangkap jabatan. ''Terkait siapa yang akan menggantikan Gus Halim sebagai pimpinan DPRD Jatim, itu kewenangan mutlak PKB,'' jelasnya.

Pria yang juga Ketua DPD PDIP Jatim ini mengatakan, hingga saat ini belum ada surat pengunduran diri dari Halim Iskandar. Namun, ketika memilih menjadi menteri, maka hak dan kewajibannya sebagai anggota DPRD Jatim dengan sendirinya gugur.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPW PKB Jatim Anik Maslachah. Menurut dia, aturannya, ketika seorang anggota DPR dilantik menjadi menteri, maka secara otomatis hak dan kewajibannya sudah gugur. 

''Tetapi secara administrasi tetap akan dilakukan bahwa yang bersangkutan akan mengundurkan diri ke partai, melalui partai. Nantinya dari partai akan dikirim ke DPRD. Kemudian partai mengusulkan untuk pergantian antarwaktu (PAW). Pengunduran diri ini pasti akan dilakukan, tapi Pak Halim masih di Jakarta,'' katanya.

Saat ditanya siapakah yang akan menggantikan posisi Halim Iskandar, Anik mengaku tidak tahu. Sebab, hal tersebut kewenangan DPP PKB. Berdasar UU Pemilu, secara otomatis peraih suara terbanyak yang di bawahnya yang bakal menggantikan Gus Halim di dewan. ''Tetapi untuk pimpinan, mutlak kewenangan DPP. Hingga saat ini belum ada karena Gus Halim kan baru dilantik,'' katanya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini menambahkan, Halim merupakan salah satu kader terbaik PKB yang memiliki kapabilitas untuk berkarir di tingkat nasional. Gus Halim pernah menjadi ketua DPRD Jatim. Gus Halim juga sukses menjaga tren peningkatan kursi PKB di Jatim.

''Semua kader harus siap ketika negara memanggil dan partai membutuhkan. Kami doakan semoga beliau mampu membawa Indonesia lebih baik dan sejahtera,'' katanya. (mus/rek)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia