Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Pilih Mundur karena Rumah Tangga Diganggu Jin

23 Oktober 2019, 04: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Kalau ingin mengakhiri hubungan dengan mantan, putuslah secara baik-baik. Jangan sampai  meninggalkan luka, bahaya. Karena kalau yang kamu tinggal masih menyimpan sakit hati dan balas dengdam di kemudian hari, hajoor Anda.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Contohnya saja di Surabaya baru-baru ini ramai pemberitaan pasangan suami istri yang terancam hukuman mati, karena telah menculik dan menyekap mantannya dulu hingga meninggal. Setelah diusut dan diusut, motifnya ketahuan. Dendam dengan kelakuan mantan. Nah lhoh, hati-hat lah ya pokoknya.

Karena kejadian dendam-dendaman semacam ini di luar sana rupanya tak hanya satu dua, ada banyak. Sephia, 30, ini salah satunya. Yang kehidupan rumah tangganya diganggu jin. Kiriman dari Karin, 32, mantan istri Donwori, 37. “ Jelas karena dia masih sakit hati karena suaminya lebih milih saya,” ujar Sephia terang-terangan.

Sephia mengakui bahwa dulunya ia bermain api dengan Donwori yang sudah beristri dan beranak dua. Sephia yang juga sebelumnya pernah gagal menikah, tega-tega saja nyolong suami orang.

Prinsipnya, wong si Donwori sendiri yang mengejar-ngejarnya, masa mau ditolak. Singkat cerita, cinta Donwori dan Sephia makin bertumbuh. Hingga akhirnya Donwori pun tega menceraikan Karin secara sepihak dan menikah dengan Sephia.

Namun, kehidupan pernikahan Sephia dan Donwori rupanya tidak pernah mulus. Ada saja masalahnya. Dari yang printilan hingga yang menguras uang. Tepat di bulan pertama menikah, sudah terlihat. Jualan Donwori yang awalnya baik-baik saja, mendadak seret. Keadaan ini diperparah karena Donwori kena tipu koleganya sendiri. Hingga akhirnya kelilit utang yang besar.

Anak bayinya dengan Donwori, juga menjadi korban. Sejak lahir, Sephia menjelaskan anaknya langganan keluar masuk rumah sakit. Ada saja sakitnya. “Setiap malam, rewel terus. Itu sejak lahir begitu sampai sekarang usianya satu tahun,” ujarnya.

Tak cukup itu saja, Sephia juga merasa ada saja apes yang menimpanya. Mulai dari kecelakaan kecil di jalan lah. Hampir kejambret lah. Selain itu, Karin juga merasa di rumah hawanya sangat panas. Sehingga mendorongnya untuk selalu emosi dan bertengkar dengan suaminya.

Satu tahun penuh mendapatkan apes berturut-turut, Karin pun mulai merasa ada yang tidak beres dalam keluarganya. Curhat ke keluarga, Sephia disarankan untuk mengunjungi orang pintar. Ndilalah dugaannya benar. Katanya, keluarganya diikuti oleh jin raksasa berwarna hitam. Yang sengaja dikirim untuk mengusik kehidupan rumah tangganya. “Tibake Karin sing ngirimi jin memang untuk mencelakai keluargaku,” cerita Sephia, yakin.

Yang membuat Sephia makin gusar, si mbah dukun ini mengatakan bahwa jin ini tidak boleh dienyahkan begitu saja. Kadung menempel. Dan harus ada pengorbanan untuk melepaskan gangguannya. Karena takut dengan kata-kata mbah dukun ini, Karin pun akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Donwori saja.

“Daripada di rumah bareng tiap hari ya bertengkar saja lho. Gak pernah ayem, mau mempertahankan apa lagi,” tukas Sephia sesantai itu ketika ditemui sedang konsultasi di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya, kemarin (21/10).  (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia