Senin, 27 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi

Bambang Haryo: Kenaikan Tarif Penyeberangan Tak Naikkan Harga Barang

21 Oktober 2019, 16: 42: 59 WIB | editor : Wijayanto

Bambang Haryo Soekartono

Bambang Haryo Soekartono (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA – Anggota DPR-RI periode 2014-2019, Bambang Haryo Soekartono memperkirakan dampak kenaikan tarif angkutan penyeberangan laut tidak signifikan terhadap harga barang yang diangkut. Sehingga hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan.

Sebagai gambaran, kata dia, apabila sebuah truk mengangkut 30 ton beras atau senilai Rp 300 juta (30 ton x harga beras Rp 10.000/kg) membayar tarif Rp 150.000 lebih tinggi dari sebelumnya, berarti dampak kenaikan tarif itu terhadap harga beras hanya Rp 5/kg atau 0,005 persen.

“Kenaikan itu mungkin sangat kecil bagi pemilik barang, tetapi bagi operator angkutan penyeberangan sangat besar. Dalam artian untuk menjaga kelangsungan usaha dan keselamatan nyawa publik,” ujarnya.

Wakil rakyat yang pernah mendapat penghargaan terapresiatif 2019 dari media parlemen ini mendesak pemerintah menutupi kekurangan biaya operasional penyeberangan dengan menyuntikkan subsidi atau public service obligation (PSO) apabila kenaikan tarif di bawah kesepakatan dengan Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap).

Dia menilai subsidi tersebut merupakan hal wajar dan sudah seharusnya. Sebab angkutan penyeberangan merupakan bagian dari infrastruktur layaknya jalan atau jembatan yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Angkutan penyeberangan sangat vital, bukan hanya sebagai infrastruktur, tetapi juga sekaligus alat angkutnya. Pelaku usaha sektor ini sesungguhnya telah membantu pemerintah menyediakan infrastruktur,” ujar Bambang. (*)

(sb/rul/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia