Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya
Pikal: Kami Kalah Karena Belum Full Team

Usai Dibekap Persib 4-1, Persebaya Langsung Fokus ke Persela

19 Oktober 2019, 13: 58: 01 WIB | editor : Wijayanto

FROM HERO TO ZERO: Diogo Campos terpaksa diusir wasit setelah mencetak satu-satunya gol untuk Persebaya.

FROM HERO TO ZERO: Diogo Campos terpaksa diusir wasit setelah mencetak satu-satunya gol untuk Persebaya. (NET/PERSEBAYA.ID)

Share this      

SURABAYA - Persebaya menderita kekalahan dari Persib Bandung dengan skor 4-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (11/10)  malam. Hasil ini membuat Green Force  gagal meraih kemenangan di empat laga terakhir  Liga 1 2019.

Pada laga kemarin, Persebaya tidak dapat menurunkan Otavio Dutra dan Ruben Karel Sanadi yang diboyong ke Bali. Selain itu Pikal juga tidak bisa menampilkan Misbakus Solikin, Irfan Jaya, Osvaldo Haay, Moch. Supriadi, hingga Rachmat Irianto.

“Kami punya masalah karena tidak bisa full team. Ada tujuh pemain yang absen pada laga tadi. Ada yang demam, cedera, akumulasi kartu, dan masih membela timnas Indonesia U-23 maupun U-19. Kalau kami full team, mungkin hasil bisa berbeda,” terang Pikal.

Meski begitu pelatih berdarah Austria ini menegaskan Persebaya langsung mengalihkan fokus menghadapi laga berikutnya. Tim kebanggaan Bonek dan Bonita ini bakal menghadapi Persela dengan jeda waktu empat hari. “Kami segera mempersiapkan tim melawan Persela. Dan semoga pemain-pemain yang cedera bisa pulih tepat waktu,” tandasnya.

Sementara bagi winger Oktafianus Fernando raihan Persebaya ini mengingatkan torehan musim lalu. Pada Liga 1 2018 , Persebaya pernah merasakan situasi seperti musim ini. Karena itu ia percaya tim asal Kota Pahlawan ini bisa bangkit.

“Hasil-hasil ini mengingatkan saya dengan raihan musim lalu. Kami pernah terpuruk, hanya sekali menang dalam lima laga terakhir. Kemudian kami, pemain, pelatih dan staf berkumpul setelah kalah dari Borneo FC di kandang,” jelas pemain yang akrab disapa Ofan itu dalam sesi jumpa pers setelah laga.

“Saat itu kami semua berbicara dari hati ke hati. Hingga akhirnya kami mampu bangkit, sempat meraih empat kemenangan beruntun. Mungkin hasil ini bisa menjadi pengingat kami bagaimana harus bertindak,” tambahnya.

Menurutnya, Persebaya akan langsung fokus menghadapi Persela Lamongan. Laga ini dijadwalkan bergulir di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (23/10). “Kami harus menatap (laga) ke depan. Karena tidak ada waktu lagi, kami harus bertindak untuk memberikan yang terbaik (melawan Persela),” ujar kakak kandung Marselino Ferdinan, pemain timnas Indonesia U-16 ini.

Sementara itu, arsitek Persebaya Wolfgang Pikal menuturkan pada 30 menit pertama timnya mampu menciptakan sejumlah kesempatan. Ia menilai anak asuhnya sudah berjuang maksimal dalam kondisi krisis pemain. (sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia