Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Sok Pamer Gandengan Baru. Giliran Ditinggal, Minta Balikkan

19 Oktober 2019, 04: 25: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Di awal, Donwori, 27, sok-sokan move on dari Karin, 23, istrinya. Perceraian masih proses, dia sudah jumawa pamer kekasih baru di media sosial. Eh apes, sama selingkuhannya ditinggal nikah dengan yang lain. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

"Giliran ditinggal rabi, eh ngemis-ngemis ngajak balikan. Duh, sori yo. Sekali mantan ya mantan," celetuk Karin kesal saat berada di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, awal pekan lalu. Celetukan kesal Karin ini ia utarakan saat menceritakan perangai mantan suaminya yang tak tahu malu. Yang dengan muka temboknya, kembali mengemis cinta Karin setelah berbulan-bulan pamer kekasih baru di sosmed. 

Ceritanya, Karin mengajukan gugatan cerai ke Donwori cukup lama. Setidaknya empat bulan lalu. Urusan cerainya molor lama gara-gara di awal Donwori mempersulit jalannya perceraian. Yang setiap kali hadir di persidangan selalu ngengkel minta balikkan. Tapi, mengolok-ngolok Karin habis-habisan di depan hakim, setiap kali Karin menolak rujuk. 

Perceraian dua sejoli ini sendiri dipicu oleh masalah yang kompleks. Selain pelit memberikan nafkah lahir, Donwori juga tipikal suami saklek pencemburu yang doyan melakukan KDRT. Itulah mengapa Karin yang lelah dua tahun diperlakukan semena-mena, meminta cerai. 

Karin sendiri heran, sejahat-jahatnya perlakuan kepadanya, Donwori ini emoh-emoh tenan kalau dicerai. Inilah yang bikin kesal Karin. Kalau cinta kok tega-teganya sama istri. Kalau gak cinta kok nggandoli terus. "Loh, KDRT-nya bukan main-main lho. Kepala saya pernah dijedukin ke tembok gara-gara aku minta jatah susu anak pas dia lagi banyak pikiran. Belum lagi tamparan dan cacian yang lain," jelas Karin panjang lebar.

Namun uniknya, setelah lobbying demi lobbying ke hati Karin yang sudah kebal, Donwori berubah sikap. Tepatnya dua bulan lalu, ia perdana memperkenalkan kekasih barunya di sosmed. Hampir setiap hari Donwori posting foto bersama kekasihnya yang kebetulan adalah karyawan salah satu warteg terkenal di kampungnya.

"Gara-gara statusnya, Mbak, teman-temanku yang punya nomere Donwori, WA semua ke saya. Kok suamimu mesra-mesraan mbek bakul sego. Intine kepo lah. Apa aku wes cerai ta durung mbek dekne," lanjutnya. 

Bahkan, seakan belum puas nyetatus, yang tak juga mendapat respons dari Karin, Donwori mengirim foto kemesraannya dengan si Sephianya ke WA Karin. Lagi-lagi, Karin yang sudah masa bodoh hanya membaca WA demi WA Donwori.

Hingga suatu saat, ia mendengar kabar menggelitik. Si Sephia, yang sudah dipamer-amerkan oleh Donwori ini tiba-tiba, mak bedunduk, menikah. Tapi, bukan dengan Donwori. Demi mendengar kabar ini, Karin tertawa terpingkal-pingkal. 

Eh, lha dalah, beberapa hari kemudian, Donwori kembali menghubungi Karin. Memuji-muji, bahkan memohon-mohon agar Karin (kembali) menarik gugatannya yang sudah tiga perempat jalan ini. "Tak guyu tok mbek aku, tambah tak ilokno nak WA. Ditinggal kekasih menikah dengan yang lain ya. Hua…ha…ha, kapok," pungkas Karin merasa menang. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia