Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Dilaporkan Diculik di Jalan A Yani, Ditemukan Tewas di Batu

18 Oktober 2019, 16: 23: 58 WIB | editor : Wijayanto

EVAKUASI: Mayat yang ditemukan di Sungai Watuondo, Desa Jurangkali, Kecamatan Bumiaji, Batu yang belakangan diidentifikasi sebagai jenazah korban Bangkit.

EVAKUASI: Mayat yang ditemukan di Sungai Watuondo, Desa Jurangkali, Kecamatan Bumiaji, Batu yang belakangan diidentifikasi sebagai jenazah korban Bangkit. (DOK/RADARMALANG.ID)

Share this      

SURABAYA – Penyelidikan terhadap kasus penculikan seorang pria bernama Bangkit, 30, warga Asrikaton, Malang, menuai hasil. Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.

Korban ditemukan di bawah Jembatan Cangar, Sungai Watu Ondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (16/10) pagi. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di bawah jembatan tersebut.

Kondisi korban saat ditemukan penuh luka baik di wajah, kepala maupun badannya. "Jenazah yang ditemukan itu benar korban penculikan. Ini diidentifikasi dari kaos yang dikenakan bertuliskan AHHA," ungkap Satreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.

Sudamiran mengatakan, setelah mendapat kabar penemuan mayat tersebut anggotanya langsung ke lokasi dan benar itu korban Bangkit yang dilaporkan diculik sehari sebelumnya. Korban ditemukan dengan luka lebam di matanya dan luka tusuk di bagian dahinya.

Tidak hanya itu. Di tangan korban juga ditemukan tali warna biru yang masih terikat. "Korban dalam keadaan tangan terikat di depan saat ditemukan," ujarnya.

Korban diduga dibuang dari atas jembatan dengan ketinggian sekitar 50 meter. Di lokasi, polisi juga menemukan sebuah sepatu kulit warna hitam merek kickers yang diduga milik korban.

Mengenai motifnya pihak kepolisian masih mendalaminya. Penyelidikan terus dialkukan untuk mengungkap pelaku penganiayaan dan pembunuhan tersebut. "Ini masih kami selidiki untuk mencari siapa pelaku pembunuhan tersebut," katanya.

Sebelumnya, korban diketahui diculik oleh tiga orang pria dan dimasukkan dalam mobil Suzuki Ertiga warna Silver di depan Kantor UMC, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Korban dilaporkan hilang oleh istrinya, Mei Nuriawati, 28, ke Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Selasa (15/10) lalu. Istri korban sedang hamil enam bulan.

Diduga saat diculik dan dimasukkan ke dalam mobil, korban sempat mengalami penganiayaan hingga membuatnya meninggal dunia. Unit Jatanras masih dikerahkan untuk mencari para pelaku. (gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia