Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Penambahan Runway di Bandara Harun Tohir Terkendala Pembebasan Lahan

18 Oktober 2019, 14: 58: 50 WIB | editor : Wijayanto

MOLOR: Rencana penambahan runway Bandara Harun Tohir masih belum ada tanda-tanda akan direalisasikan.

MOLOR: Rencana penambahan runway Bandara Harun Tohir masih belum ada tanda-tanda akan direalisasikan. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

BAWEAN - Rencana penambahan runaway Bandara Harun Tohir masih belum terealisasi. Hingga kini belum ada tanda-tanda dari pemerintah pusat untuk segera melakukan pembebasan. Padahal penambahan runway sangat dibutuhkan seiring banyaknya jumlah wisatawan yang datang ke Bawean.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Gresik Rony Soebiyantoro mengatakan meski pembangunan itu merupakan proyek nasional, namun Kementrian Perhubungan RI masih menunggu langkah nyata Pemkab Gresik. “Salah satu kewajibanya adalah pembebasan lahan. Setelah itu, anggaran bisa dikucurkan,” ungkapnya.

Dia mengatakan runway bandara Harun Tohir itu hanya sekitar 900 meter. Lintasan itu hanya mampu digunakan pesawat berkapasitas 15 orang. Untuk mendukung pengembangan pariwisata, rencananya akan ditambah runway sepanjang 900 meter. Kemudian, penambahan itu masih dirasa kurang. Rony mengaku, Bandara Harun Tohir itu bakal ditambah 1.200 meter.  “Kami berharap proyek itu bisa segera dikerjakan,” katanya.

Rony mengakui proyek pembebasan lahan yang menjadi kewajiban daerah itu terlupakan. Nyatanya, hingga saat ini belum ada pos anggaran untuk melaksanakannya. Meski begitu, pihaknya tetap yakin, dalam waktu dekat pihaknya segera membebaskan tanah. “Yang pasti belum tahu. Namun, rencana ini sudah matang tinggal pelaksanaan.,” tandasnya. (yua/rof)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia