Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Pelaku Order Fiktif Divonis 1,5 Tahun Penjara

18 Oktober 2019, 14: 46: 21 WIB | editor : Wijayanto

VONIS: Kedua terakwa jalani persidangan vonis di PN Gresik.

VONIS: Kedua terakwa jalani persidangan vonis di PN Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Kasus penggelapan yang dilakukan kedua terdakwa sales di PT. Duta Lestari Sentratama (DLS) memasuki babak akhir. Kedua terdakwa, Rudik Iswantoro, 30, warga Gang Anggrek 2/53 Karangpilang Surabaya dan Cyrillus Dodi Kusanto, 33, warga Desa Sidojangkung Kecamatan Menganti akhirnya mendapat vonis hukuman 1,3 tahun penjara saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Rabu (17/10).

Ketua Majelis Hakim Eddy mengatakan, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melawan hukum. “Kedua terdakwa terbukti menggelapkan jabatan melanggar pasal 374 KUHP. Majelis menjatuhi hukuman penjara selama 1,3 tahun penjara," tegasnya.

Dikatakannya, berdasarkan saksi dan alat bukti yang dihadirkan dalam persidangan kedua terdakwa tebukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan. Keduanya merupakan sales dari PT DLS melakukan beberapa order fiktif di beberapa toko.

Kendati vonis hakim lebih ringan dari tuntutan JPU Lila Yurifa Prihasti dan Beatrix Novie S Themar dengan tuntutan pidana selama 2 tahun dan 6 bulan penjara. Terdakwa Rudik menerima, terdakwa Cyrillus Dodi Kusanto dan JPU pikir-pikir.

Seperti diberitakan, kedua terdakwa didakwa jaksa Kejari Gresik telah melakukan penggelapan dengan cara melakukan order fiktif yakni menerbitkan faktur pesenan dimana pesenan tersebut tidak pernah diminta oleh toko. (yud/han)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia